ini lah cara mengolah biji kopi secara tradisional yang mudah dan juga enak,, disini juga macam macam cara pembuatan nya loh,, yok simak cara pembuatan nya!
INI CARA MENGOLAH BIJI KOPI SECARA TRADISIONAL
Sebelum memulai di sini kita mencelaskan tentang kopi.
Konsumsi kopi di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Di tahun 2021 saja Kementerian Pertanian memprediksi konsumsi kopi masyarakat Indonesia bisa mencapai angka 370.000 ton.
Sebagai produsen kopi, biji kopi Indonesia dikenal punya ciri khas dan keunikan tersendiri. Sudah ada banyak sekali ulasan yang dilakukan oleh pakar dari dalam negeri maupun luar negeri tentang kualitas biji kopi dari Indonesia.
Tidak heran jika biji kopi Indonesia banyak menjadi komoditas ekspor ke beberapa negara. Indonesia bahkan menjadi salah satu eksportir kopi ke beberapa negara lain.
1.Cara Mengolah Biji Kopi Secara Tradisional yang Nikmat
CARA MENGOLAH BIJI KOPI TRADISIONAL Pemetikan Buah Kopi
Pada tahap yang pertama ini, buah kopinya ya pasti harus kita petik dulu. Pemetikan ini dilakukan pada buah kopi yang sudah cukup matang. Ciri-cirinya buah kopinya itu warnanya merha sempurna, teksturnya lumayan empuk, dan aroma kopinya terasa.
Kalau menurut pengalaman teman saya sebagai peternak kopi, biasanya sih tanaman kopi ini akan menghasilkan buah pada akhir musim kemarau di sekitar bulan September sampai Oktober.
Nanti kalau sudah dipetik, buah-buah kopinya itu dikumpulkan di satu wadah khusus untuk bisa disortir atau dipilih menurut ukuran dan tingkat kematangannya.
BACA: CARA MEMBUAT KOPI BEER
Penyortiran Buah Kopi
Seperti yang sudah saya bilang tadi, setelah dilakukan pemetikan buah kopinya, langkah selanjutnya itu kita sortir buah kopinya dulu. Penyortiran buah kopi ini dilakukan berdasarkan ukuran penampang dan juga tingkat kematangannya.
Tujuannya itu ya untuk bisa menjaga kualitas kopi yang dihasilkan, terutama untuk buah kopi yang punya mutu baik. Gak cuma itu aja, penyortiran buah kopi ini juga bisa berguna pada saat penggorengan biji kopi, semuanya itu bisa jadi matang secara merata karena emang ukurannya sama.
Sementara buah kopi mentah yang ikut terbawa sebaiknya kita pisahkan sendiri karena bisa merusak citarasa dan aroma kopi, karena kopi yang dihasilkan nanti rasanya malah cenderung pahit.
Pengupasan Kulit Kopi
Langkah yang ketiga setelah kopi disortir itu adalah pengupasan kopi. Secara tradisional, buah kopi ini kita kupas kulitnya dengan cara ditumbuk dengan menggunakan alu di dalam lesung. Pasti teman-teman sudah pada tau kan?
Tapi hati-hati waktu memukulkan alu ke buah kopinya, pokoknya jangan sampai buah kopinya itu malah hancur. Nanti setelah beberapa kali penumbukan biasanya lapisan kulit ari, daging buah, dan cangkang kopinya akan terkelupas dengan sendirinya.
Penjemuran Biji Kopi
Biji-biji kopi yang sudah kita kupas kulitnya tadi selanjutnya kita jemur terlebih dahulu dibawah paparan sinar matahari langsung selama 5-7 hari, proses pengeringan ini perlu kita lakukan tujuannya itu untuk mengurangi kadar air yang masih terkandung di dalam biji kopi
Jadi kadar airnya nanti tinggal tersisa sekitar 30-35%. Biji-biji kopi yang sudah mengering dengan sempurna ini kemudian bisa kita pindahkan ke tempat penggorengan untuk disangrai
Penyangraian Biji Kopi
Pada proses penyangraian biji kopi ini biar hasilnya bisa optimal kita bisa menggunakan mesin sangrai kopi. Tapi bisa juga dengan menggunakan wajan penggorengan, tapi saya sarankan sih wajannya terbuat dari besi yang cukup tebal, jadi nanti panasnya bisa merata dan stabil.
Untuk bahan bakarnya sendiri, saya sarankan menggunakan tungku kayu ketimbang kompor gas, karena bisa menambah kenikmatan dan aroma tersendiri pada kopi yang akan dihasilkan. Selama proses penyangraian ini, biji-biji kopinya harus kita bolak-balik secara berkala biar biji kopinya gak gosong.
Sebagai gambaran aja nih, proses penggorengan 2 kg biji kopi itu biasanya memakan waktu sampai 2 jam.
Penggilingan Bubuk Kopi
Langkah yang terakhir itu adalah penggilingan biji-biji kopi yang sudah kita sangrai tadi untuk bisa jadi bubuk. Proses penggilingannya ini bisa kita lakukan dengan menggunakan mesin penggiling kopi, ini kita lakukan kalau kita
mau produksi dalam jumlah yang besar, tapi kalau mau dengan cara tradisional bisa dengan cara menumbuknya lagi didalam lesung seperti tadi sampai halus.
Kita lakukan penumbukan ini secara berulang kali biar bubuk kopi yang dihasilkan itu bisa punya tekstur yang halus. Setelah ditumbuk, bubuk kopi ini masih perlu kita ayak lagi, tujuannya itu untuk bisa memisahkan partikel bubuk kopi yang masih berukuran cukup besar.
Kalau sudah, sebaiknya bubuk kopu hasil proses pengolahan ini tadi kita simpan di dalam wadah yang bersih, kering, dan tertutup rapat, jadi kenikmatannya bisa tetap terjaga.
BACA :PRODUK MESIN KOPI
Saya seorang penulis di vagusnet.com dengan minat dan antusiasme tinggi terhadap perkembangan teknologi, khususnya di bidang IT. Selain menulis, saya senang belajar dan berbagi informasi seputar dunia bisnis serta tips terkini melalui tulisan-tulisan saya. Dengan dedikasi penuh terhadap teknologi, saya berusaha memberikan konten yang informatif dan inspiratif, mencakup berbagai aspek yang relevan dengan pembaca. Mari bersama-sama menjelajahi dunia inovasi dan pengetahuan, sambil terus tumbuh dan belajar bersama.