Pada artikel kali ini, saya akan membahas tentang cara memasak roti maryam yang sudah jadi. Yuk simak artikel dibawah ini.
Asal Usul Roti Maryam
Roti Maryam, makanan yang katanya berasal dari Timur Tengah masih harus dipertanyakan kebenarannya. Sebab yang memproduksi roti ini bukan hanya negara Arab saja, namun negara-negara asal Benua Asia lainnya juga menghasilkan hidangan ini. Kita lupakan sebentar berasal dari mana roti ini sebenarnya, bahan yang digunakan hanya terdiri dari tepung terigu, telur, minyak goreng, mentega dan air. Kadang juga ditambah dengan susu bubuk full cream.
Roti ini memiliki bentuk yang sama dan banyak nama. seperti di India Roti Maryam biasa disebut dengan Roti Canai, pada negara Myanmar disebut dengan nama Roti Palata, sementara di negara Malaysia serta Singapura roti ini mendapat sebutan Roti Prata. Satu yang khas dari Roti Maryam ialah bentuknya yang bundar dan berlapis-lapis, Anda dapat memakannya sedikit demi sedikit sesuai dengan lapisan-lapisan yang terdapat di Roti Maryam.
Cita rasa yang gurih membuat makanan ini menjadi santapan yang pas untuk mengisi perut di tengah padatnya kegiatan Anda. Hidangan ini semakin banyak di sajikan dengan berbagai varian yang beraneka macam topping yang tentu saja akan lebih menggugah selera. Topping yang paling banyak penggemarnya merupakan cokelat keju, dimana Roti Maryam diberi parutan cokelat dan keju sehingga cita rasanya lebih enak. Tidak hanya varian cokelat keju saja yang memiliki banyak penggemarnya. Ada juga yang dimodifikasi dengan salad buah, dan topping yang favorit yaitu madu.
Klik tautan ini : Cara Buat Roti Canai
Cara Memasak Roti Maryam yang Sudah Jadi
- Masukkan satu lembar roti maryam beku ke dalam teflon yang telah dipanaskan menggunakan nyala api kecil.
- Anda juga bisa mengoleskan margarin ke Teflon, tidak menambahkan margarin juga tidak masalah karena roti maryam telah mengandung margarin.
- Roti Maryam yang sudah didalam teflon, dibolak-balik sampai sekitar 10 mnt.
- Bila rona telah berubah menjadi coklat kekuningan (matang) , maka roti maryam telah siap buat dihidangkan.
- Untuk menyesuaikan selera yang di suka , bisa tambahkan topping pada roti yang telah matang seperti memberi susu, keju, coklat, gula atau apapun sesuai Anda. Atau dapat juga tersaji dengan kuah gula.
Cara Menyimpan Roti Maryam
1. Bungkus Roti dengan Plastik atau Aluminium Foil
Aluminium foil akan menyimpan kelembaban alami roti agar tidak mengering atau mengeras. Bila roti kamu dilengkapi menggunakan kertas pembungkus, buang dan bks dengan plastik atau aluminium foil buat disimpan.
2. Simpan Roti pada Suhu Ruangan
Suhu ruangan yang benar harus berada disekitar 20 derajat Celcius / 68 derajat Fahrenheit. Pastikan menjauhkan roti dari gambaran sinar surya langsung. Menyimpan roti menggunakan metode ini memperpanjang ketahanan roti hingga 2 hari kedepan.
3. Masukkan Roti Ke Frezzer
Bila kamu punya banyak roti yang akan basi beberapa hari kedepan, kamu bisa membekukan roti-roti tadi. Proses ini akan mencegah roti9 menjadi basi. Pastikan buat menyimpannya dalam kantong freezer plastik serta pertimbangkan buat mengiris roti kamu sebelum membeku. engkau bisa menyimpan roti dalam freezer antara tujuh dan 14 hari.
4. Simpan Roti Di Tempat Hampa Udara
Salah satu hal yang membentuk roti menjadi berjamur serta rusak merupakan udara. Pasalnya, oksigen membawa partikel-partikel kecil yang bisa tumbuh pada roti dan menyebakan roti kamu berjamur. Masukan rotimu kedalam ziplock atau wadah anti udara. Hal ini akan membentuk rotimu bertahan lebih usang.
5. Jangan Masukkan Ke Kulkas
Memasukan roti ke kulkas adalah hal yang lumar dilakukan sang orang Indonesia. Pasalnya, kulkas bisa ditemukan hampir di mana saja. namun, proses pembekuan yang 1/2-1/2 menyebakan roti sebagai lembab. Hal ini menyebakan roti akan lebih cepat rusak, berbeda menggunakan freezer yang memiliki titik beku pada bawah 0 derajat Celcius.
Baca Juga : Cara Membuat Jamur Janggel Jagung
Itu saja yang dapat saya sampaikan di artikel kali ini, semoga bermanfaat.
Sebagai penulis di vagusnet.com, tulisan-tulisan saya mencerminkan perjalanan eksplorasi dalam dunia teknologi, terutama di bidang IT. Saya berkomitmen untuk merinci, merangkai, dan menyampaikan makna di balik setiap peristiwa dan perkembangan terbaru.