ciri-khas-daerah-medan

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak daerah dengan berbagai keberagamannya .  Setiap daerah memiliki ciri khasnya masing – masing, termasuk juga daerah Medan. Sesuai dengan judul pada artikel ini, saya akan membahas 10 ciri khas daerah Medan yang wajib banget kalian ketahui.

Mengenal Medan

Medan merupakan ibukota Provinsi Sumatra Utara, Indonesia yang menjadi pusat ekonomi dan pusat komersial. Kota ini diketahui merupakan kota terbesar ketiga yang ada di wilayah Republik Indonesia setelah DKI Jakarta di urutan pertama dan Surabaya di urutan kedua. Daerah atau Kota Medan juga menjadi kota terbesar di Pulau Sumatera.

Derah Medan adalah gerbang pada wilayah Indonesia bagian barat. Hal ini dikarenakan adanya Pelabuhan Belawan dan juga Bandara Internasional Kuala Namu yang merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia. Akses mulai dari pusat kota menuju ke pelabuhan dan juga bandara sudah dilengkapi dengan jalan tol dan kereta api.

Medan merupakan kota pertama di negara Indonesia yang mengintegrasikan atau menggabungkan bandara dengan kereta api. Perbatasan Medan dengan Selat Malaka menjadikan Medan menjadi kota perdagangan, bisnis, dan juga industri yang sangat penting di Indonesia.  Pada tahun lalu atau tahun 2020, kota Medan memiliki jumlah penduduk sebanyak 2.524.321 jiwa dan dengan kepadatan penduduk 9.522,22 jiwa/km2.

Ciri Khas Daerah Medan

1. Makanan

Medan adalah salah satu kota di Indonesia yang banyak menarik pengunjung dari seluruh daerah Indonesia untuk datang dan tinggal di sini. Hal ini disebabkan karena keragaman etnis yang ada di Medan. Selain itu, Medan juga dikenal sebagai salah satu pusat kuliner yang lezat dan kaya akan banyak rasa.

Salah satu ciri khas dari Kota Medan adalah Bolu Meranti. Bolu Meranti adalah sejenis kue gulung dengan berbagai pilihan rasa buttercream yang biasanya dipilih bersamaan dengan Bika Ambon sebagai makanan khas setempat.

Makanan khas Medan seperti bika ambon memiliki cita rasa manis. Jadi, untuk penderita diabetes harus berhati – hati ya. Untuk produk pemanis yang disarankan bisa dari produk Tropicana Slim. Ada macam – macam Tropicana Slim yang bisa digunakan sebagai pemanis.

Makanan lainnya yang menjadi ciri khas daerah Medan adalah lontong Medan, mi gomak, rujak kolam, dan masih banyak lagi makanan khas Medan lainnya. Setiap makanan tersebut memiliki keistimewaan tersendiri bagi masyarakat.

2. Keliling Kota Medan

Medan adalah salah satu kota di Indonesia yang bisa dikatakan cukup sibuk. Sehingga jika kalian datang ke Medan harus bersabar dengan kemacetan lalu lintas yang seringkali terjadi di sana.

Untuk kalian yang senang atau hobi berwisata budaya, di Kota Medan kalian bisa mengunjungi Istana Maimun atau Maimoon Palace untuk menyaksikan sekilas atau cerita singkat tentang budaya yang ada di kerajaan – kerjaan setempat.

Sementara untuk kalian yang ingin menghibur diri atau menyegarkan pikiran dengan suasana yang tenang dan indah, kalian bisa berkunjung ke salah satu dataran tinggi untuk mengunjungi Danau Toba dan Pula Samosir. Selain itu, kalian juga bisa berkunjung ke Berastagi.

Daerah Beratagi merupakan daerah yang terkenal karena buah-buahan dan juga bunga yang melimpah. Tempat ini juga bisa dikunjungi karena letaknya tidak jauh dari Kota Medan. Di Berastagi, kalian bisa mencicipi buah ataupun kue durian dan markisa yang juga tersedia dalam bentuk sirup untuk dicampurkan sebagai minuman.

Bahkan kalian juga bisa mengunjungi pasar lokal di Berastagi untuk berbelanja dan mendapatkan berbagai jenis produk lokal yang baru dipetik.

3. Transportasi

Untuk sampai ke Kota Medan, kalian bisa menggunakan jalur udara melalui Bandara Internasional Kualanamu (KNO) yang terletak di Kabupaten Deli Serdang, sekitar kurang lebih 2 jam perjalanan dari Medan. Bandara Internasional Kualanamu ini baru dibuka pada tahun 2013 lalu untuk menggantikan Bandara Polonia yang sudaah berusia 85 tahun dan terlalu dekat dengan pusat kota. Kalian juga bisa sampai ke Medan melalui jalur laut dari Penang (Malaysia).

Di Medan, kalian dapat memilih berbagai transportasi, seperti misalnya bus umum, taksi, atau becak untuk berkeliling kota. Minibus lokal atau yang sering disebut dengan Sudako juga bisa kalian jadikan alternatif pilihan yang murah.

Taksi juga merupakan transportasi yang murah dan nyaman untuk berkeliling. Untuk itu pastikan kalian memilih taksi yang sudah menggunakan argo atau taksi yang sudah menentukan tarif dengan supir sebelumnya.

4. Kehidupan Sosial

a) Pekerjaan

Ciri khas daerah Medan dilihat dari segi pekerjaan, mayoritas penduduknya berprofesi di bidang perdagangan.  Biasanya pengusaha di Kota Medan banyak yang menjadi pedagang atau pengusaha dari komoditas perkebunan. Hal ini didukung karena letak Medan yang dekat dengan Selat Malaka.

Komoditas perkebunan yang terkenal di Sumatera Utara, yaitu kelapa sawit, karet, kopi, tembakau, dll. Kopi biasanya diolah menggunakan mesin khusus, yaitu mesin pengolah kopi. Hal ini dilakukan agar mempermudah proses pengolahan kopi.

Pasca kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sektor perdagangan di Kota Medan secara konsisten didominasi oleh etnis Minangkabau dan Tionghoa. Bidang politik dan pemerintahan sebagian besar dikuasai oleh orang – orang Melayu dan juga orang – orang Mandailing. Sedangkan untuk profesi – profesi yang memerlukan keahlian serta pendidikan tinggi, seperti misalnya pengacara, notaris, dokter, dan wartawan, mayoritas ditekuni oleh orang – orang Minangkabau.

b) Pola Pemukiman

Perluasan daerah yang terjadi di kota Medan telah mendorong perubahan pola pemukiman kelompok – kelompok etnis. Etnis Melayu yang mana merupakan penduduk asli Medan banyak yang tinggal di pinggiran kota. Seperti misalnya di Belawan, Marelan, dan Denai.

Etnis Tionghoa dan etnis Minangkabau yang mana sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian di bidang perdagangan mayoritas tinggal di sekitar pusat – pusat perbelanjaan. Persentase untuk masyarakat yang tinggal di sekitar pusat perbelanjaan adalah sekitar 75% dari keseluruhan. Pemukiman penduduk untuk orang Tionghoa dan Minangkabau biasanya sejalan dengan arah pemekaran dan perluasan fasilitas dari pusat perbelanjaan tersebut.

Seperti halnya etnis Melayu, orang Mandailing juga biasanya lebih memilih tinggal di pinggiran kota yang dirasa lebih nyaman oleh mereka.  Dengan demikian, terdapat kecenderungan di mayoritas masyarakat Mandailing untuk menjual rumah serta tanah mereka yang ada di tengah kota, seperti di Kampung Masjid, Sungai Mati, dan Kota Maksum.

Pemukiman orang Karo dan orang Batak mayoritas berada di bagian selatan Kota Medan, seperti misalnya Daerah Simalingkar atau  Padang Bulan. Hal tersebut disebabkan karena jarak yang harus ditempuh antara kota Medan wilayah selatan dengan kampung halaman orang Karo dan Batak lebih dekat jika dibandingkan dengan pusat kota maupun wilayah pesisir. Khususnya bagi orang Karo yang berdomisili di sekitar Daerah Sibolangit, Daerah Berastagi, dan Daerah Kabanjahe, mereka hanya tinggal mengikuti alur Jalan Raya Djamin Ginting terus menuju ke arah selatan untuk menuju ke sana.

Oke, jadi demikian dulu artikel tentang ciri khas kota Medan, semoga dapat bermanfaat dan memberikan tambahan pemahaman.

By Leni

Sebagai penulis di vagusnet.com, tulisan-tulisan saya mencerminkan perjalanan eksplorasi dalam dunia teknologi, terutama di bidang IT. Saya berkomitmen untuk merinci, merangkai, dan menyampaikan makna di balik setiap peristiwa dan perkembangan terbaru.