we sharing because caring

Author: Titik Nasiroh

Cara Tanam Kelapa Agar Cepat Berbuah dan Syarat Pertumbuhannya

Cara tanam kelapa agar cepat berbuah dan syarat pertumbuhannya. Informasi ini akan sangat berguna bagi Anda yang ingin memulai budidaya tanaman kelapa.

Buah kelapa memiliki banyak manfaat terutama dalam bidang kuliner. Air dan daging kelapa muda biasanya dijadikan sebagai minuman segar. Sedangkan daging kelapa tua biasa dijadikan minyak kelapa, santan, dan lain sebagainya  sementara air kelapanya dapat digunakan sebagai bahan pembuatan nata de coco.

Syarat Tumbuh Tanaman Kelapa

  • Tanaman kelapa dapat tumbuh optimal pada daerah dengan curah hujan tahunan 1.300-2.300 mm, namun tanaman kelapa masih dapat tumbuh meski curah hujan mencapai 3.800 mm pertahun asalkan memiliki drainase tanah baik.
  • Sebagai sumber energi untuk fotosintesis, tanaman kelapa membutuhkan lama paparan sinar matahari minimal 120 jam/bulan agar pertumbuhannya tidak terhambat.
  • Tanaman kelapa tumbuh optimal pada suhu 20-27 °C dan sensitif terhadap suhu dingin. Pada suhu dibawah 15 °C, tanaman kelapa akan mengalami perubahan fisiologis dan morfologi.
  • Kelapa akan tumbuh dengan baik pada kelembapan (rH) rata-rata 70-80% per bulan, dengan rH  minimum 65%. Bila rH udara rendah atau evapotranspirasi tinggi, tanaman akan mengering dan buah akan gugur sebelum matang, namun bila rH terlalu tinggi mudah terserang hama dan penyakit.
  • Tanaman kelapa tumbuh optimal di dataran rendah atau pada ketinggian 0–450 m dpl. Pada ketinggian 450–1000 m dpl kelapa akan berbuah lebih lambat, produksi sedikit, serta kadar minyaknya rendah.
  • Kelapa bisa tumbuh optimal di dataran rendah atau pada ketinggian 0-450 mdpl. Pada ketinggian 450-1000 mdpl, kelapa akan berbuah lebih lambat, produksi buah yang berkurang dan kandungan minyaknya rendah.
  • Tanah terbaik untuk pertumbuhan kelapa adalah tanah aluvial.
  • Kelapa dapat tumbuh dengan baik pada pH 5-8, dan paling cocok pada pH 5,5-6,5. Tanah dengan pH lebih dari 7,5 dan unsur hara yang tidak seimbang, tanaman kelapa akan mengalami defisiensi, seperti defisiensi besi atau mangan.
  • Kelapa membutuhkan kandungan air tanah yang mencukupi . Keseimbangan air tanah dipengaruhi oleh  struktur tanah, kandungan bahan organik dan keadaan penutup tanahnya. Kedalaman solum yang ideal minimal 80-100 cm.
  • Tanaman kelapa membutuhkan lahan datar dengan kemiringan sekitar 0-3%. Pada dataran tinggi dengan kemiringan antara 3-50%, tanaman kelapa harus ditata berundak dengan tujuan untuk mencegah erosi, menjaga kesuburan tanah dan memperbaiki tanah yang tererosi.

Cara Tanam Kelapa Agar Cepat Berbuah

cara tanam kelapa agar cepat berbuah

Bibit Tanaman Kelapa

1. Persiapan Bibit Kelapa

Pilih bibit berkualitas baik dengan ciri buahnya berbentuk bulat atau oval, dengan diameter sekitar 25 cm, kulit buahnya licin, halus dan kecoklatan. Selain itu pastikan kelapa yang digunakan memiliki kadar air yang cukup yaitu dengan cara menggoyangkan buah kelapa, jika suara gemercik airnya sedikit maka kelapa memiliki kadar air yang cukup.

2. Penyemaian Bibit Kelapa

Buah kelapa selanjutnya disimpan selama 1 bulan sebelum dilakukan penyemaian. Tahapan pertama yang harus Anda lakukan yaitu dengan menyiapkan bedengan dengan tinggi 25 cm, lebar 2 meter dan jarak antar bedengan 60 cm.

Buat sayatan selebar 5 cm pada bagian tonjolan kelapa. Benamkan 2/3 bagian kelapa di bedengan yang telah disiapkan dengan sayatan menghadap ke atas. Pindahkan benih dalam polybag saat tunas benih kelapa memiliki panjang sekitar 3-4 cm.

Siram secara teratur bibit kelapa 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Jangan lupa untuk memberikan insektisida dan fungisida agar bibit kelapa terhindar dari hama dan penyakit.

Bersihkan gulma yang tumbuh di sekitar bibit kelapa, agar pertumbuhan bibit tidak terganggu. Untuk memudahkan dalam pembersihan gulma, Anda bisa menggunakan herbisida.

Tak lupa, bibit kelapa diberi pupuk NPK dan magnesium sebulan sekali. Selanjutnya bibit kelapa bisa dipindahkan ke lahan tanam saat berumur 5-12 bulan.

3. Persiapan Lahan Tanam | Cara Tanam Kelapa Agar Cepat Berbuah

1-2 bulan sebelumnya siapkan lahan yang akan digunakan untuk penanaman, gemburkan tanah dan bersihkan lahan dari gangguan gulma.

Kemudian buat lubang tanam dengan ukuran 60 cm x 60 cm x 60 cm hingga 100 cm x 100 cm x 100 cm dengan jarak  9 mx 9 mx 9 m. Tak lupa berikan 300 gram pupuk TSP pada setiap lubang tanam, tutup bagian atasnya dengan tanah.

4. Penanaman

Untuk memulai proses penanaman, buka polybag dengan hati-hati agar akar kelapa tidak rusak. Masukkan bibit kelapa ke dalam lubang tanam yang telah disiapkan. Dalam 1 hektar lahan, dibutuhkan bibit sekitar 160 buah dengan jarak masing-masing bibit 9 x 9 x 9 meter.

5. Pemeliharaan

Jika terdapat bibit yang mati atau tumbuh tidak sempurna, gantilah dengan bibit yang baru. Tahapan ini bisa dilakukan maksimal 2 minggu setelah tanam agar pertumbuhan kelapa bisa seragam.

Pastikan bibit kelapa terhindar dari gulma dengan melakukan penyiangan. Penyiangan dapat Anda lakukan 6-8 minggu sekali terutama saat musim hujan.

Proses penyiraman dilakukan dengan menyesuaikan kondisi cuaca atau dilakukan setiap 2-3 hari pada sore hari.

Beri 100 gram pupuk urea setelah 1 bulan penanaman dengan cara mendistribusikannya dari jarak 15 cm dari pangkal kelapa. Pemupukan ini dilakukan 2 kali dalam setahun pada awal musim hujan dan akhir musim hujan.

6. Panen | Cara Tanam Kelapa Agar Cepat Berbuah

Tahapan terakhir yaitu tahap panen. Buah kelapa yang dipanen biasanya  disesuaikan dengan permintaan pasar, ingin kelapa muda atau kelapa tua.

Mengupas buah kelapa sekarang semakin mudah dengan adanya Mesin Pengupas Kelapa Muda.

Untuk informasi menarik lainnya, Anda dapat mengecek website kami hanya di Vagus Net.

 

 

Cara Membuat Jamu Beras Kencur dan Khasiatnya

Cara membuat jamu beras kencur ini mudah dibuat dan dapat langsung dipraktekkan di rumah. Yuk kita simak informasi berikut ini!

Jamu beras kencur adalah obat tradisional yang paling populer diantara jamu jamu lainnya di Indonesia. Seperti namanya, obat tradisional ini menggunakan bahan utama yaitu beras dan rimpang kencur.

Ciri khas jamu beras kencur adalah aroma kencur yang kuat dan rasa dari kencur yang sedikit pedas semriwing.

Bagi Anda yang belum pernah merasakan obat tradisional yang satu ini, tak ada salahnya mencoba membuatnya sendiri di rumah. Selain mudah dibuat, bahan-bahan yang dibutuhkan pun ada disekitar kita.

Jamu beras kencur juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Obat tradisional ini mengandung antioksidan yang tinggi yang bisa membantu mencegah dan menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Jamu beras kencur dipercaya dapat mengobati masuk angin, mengobati nyeri, pegal linu, mempercepat penyembuhan luka ringan, bahkan bisa mencegah penuaan.

Selain itu, beras kencur biasanya juga diberikan pada ibu pasca melahirkan karena dipercaya bisa menghilangkan bau amis darah nifas serta bisa menambah nafsu makan pada anak-anak.

Tentu saja khasiat jamu beras kencur ini dapat dirasakan jika dibuat cara dengan tepat. Perhatikan cara membuat jamu beras kencur berikut ini:

Cara Membuat Jamu Beras Kencur

cara membuat jamu beras kencur

Jamu Beras Kencur

Ada beberapa cara dalam pembuatan jamu beras kencur hingga menghasilkan khasiat bagi kesehatan, diataranya adalah dengan menambahkan beras kencur dengan herbal lain seperti jahe atau kunyit. Hal ini tentunya dapat menambahkan khasiat dalam jamu beras kencur. Berikut ini beberapa cara membuat beras kencur:

Beras Kencur Jahe

Bahan-bahan:

  • 200 gram beras putih
  • 6 ruas kencur
  • 2 ruas jahe
  • 600 ml air
  • 1 sdm asam jawa
  • 240 gram gula jawa
  • 50 gram gula pasir.

Cara membuat beras kencur

  • Rendamlah beras semalaman atau minimal 3 jam.
  • Rebuslah air, kencur, jahe, asam jawa, gula jawa, dan gula pasir hingga mendidih sambil menunggu beras lunak.
  • Setelah beras melunak, kemudian haluskan beras dengan menggunakan chopper.
  • Setelah itu, tuang beras yang sudah dihaluskan ke dalam rebusan jamu.
  • Aduk hingga rata.
  • Jika sudah mendidih, tuang jamu beras kencur ke dalam botol atau gelas sambil disaring. Jamu beras kencur bisa Anda simpan terlebih dahulu di dalam kulkas dengan botol tertutup dan hangatkan kembali saat Anda ingin mengonsumsinya.
  • Tambahkan perasan jeruk nipis untuk menguatkan aromanya dan menambah rasa segar pada jamu tersebut.

Penambahkan jahe ke dalam jamu beras kencur akan menambahkan efek hangat saat mengonsumsi jamu tersebut. Jamu beras kencur jahe ini sangat cocok dikonsumsi saat masih hangat. Sehingga jamu ini bisa membantu mencegah gejala masuk angin, flu, dan batuk.

Beras Kencur Kunyit

Bahan-bahan:

  • 9 rimpang kencur
  • 3 rimpang kunyit
  • 50 gram beras
  • 800 ml air
  • Sejumput garam
  • 1 sdm asam jawa
  • 240 gram gula jawa
  • 50 gram gula pasir.

Cara membuat beras kencur

  • Rendamlah beras semalaman atau minimal 3 jam.
  • Sambl menunggu beras melunak, kupaslah kunyit dan kencur, kemudian cuci hingga bersih.
  • Haluskan kunyit, kencur, dan beras dengan menggunakan chopper.
  • Kemudian campurkan bahan-bahan jamu ke dalam panci berisi air, garam, asam jawa, gula jawa, dan gula pasir.
  • Rebus hingga mendidih.

Jamu beras kencur enak disajikan dalam keadaan masih hangat. Anda bisa menyimpannya dalam kulkas dengan memasukkannya ke dalam botol tertutup. Anda bisa meminumnya dalam keadaan dingin atau panasi kembali jika Anda menginginkan jamu beras kencur hangat.

Penambahan kunyit ke dalam jamu beras kencur akan menguatkan aroma pada beras kencur. Selain itu warna beras kencur juga akan terlihat lebih cerah sehingga tidak putih pucat.

Demikian cara membuat jamu beras kencur dan khasiatnya bagi kesehatan tubuh kita. Untuk informasi menarik lainnya, Anda bisa mengunjungi Vagus Net.

Untuk mempermudah penggilingan rimpang-rimpangan dalam skala besar, Anda dapat memanfaatkan Mesin Penggiling Jamu.

 

 

 

Cara Memilih Bibit Cabe Rawit yang Bagus

Cara memilih bibit cabe rawit yang bagus, informasi ini akan sangat bermanfaat bagi anda yang ingin memulai budidaya cabai rawit.

Cabai rawit memiliki 2  varietas, yaitu cabe rawit hijau dan cabe rawit putih. Yang biasa digunakan sebagai pendamping gorengan atau sebagai lalapan adalah cabe rawit yang hijau. Sedangkan cabe rawit putih biasanya dipakai sebagai bumbu masakan atau sebagai sambal.

Cabai rawit menjadi salah satu buah yang tidak bisa lepas dari masyarakat Indonesia. Selain karena rasanya yang pedas, cabai rawit banyak dibudidayakan karena memiliki harga yang lumayan tinggi.

Kebanyakan para petani memilih untuk memproduksi bibit cabai sendiri. Selain untuk memangkas biaya, petani juga bisa memastikan bahwa bibit cabainya berasal dari cabai yang berkualitas.

Cara Memilih Biji Cabe Rawit

5 Cara Menanam Cabe dengan Mudah, Anti Gagal!

Bibit cabai rawit yang bagus tentu berasal dari benih yang memiliki kualitas bagus juga. Benih cabai dengan kualitas baik dipilih dari beberapa kriteria. Benih cabai harus berasal dari cabai yang masak di pohon, berukuran bear, dan terhindar dari serangan hama dan penyakit.

Pastikan juga benih cabai rawit yang digunakan berasal dari vaietas yang sama, tidak boleh bercampur dengan varietas cabai yang lainnya.

Untuk memisahkan bijinya, cabai rawit dibelah bagian tengahnya secara membujur menjadi dua bagian dan bijinya dikeluarkan. Untuk memisahkan biji cabai rawit dalam skala besar, Anda dapat menggunkaan Mesin Pemisah Biji.

Kemudian cuci biji cabai rawit yang sudah dipisahkan, dengan cara memasukkan biji ke dalam ember berisi air. Setelah itu, tiris dan keringkan biji cabai dengan menjemurnya langsung di bawah terik matahari. Pastikan biji cabai kering dan bebas dari air yang menempel.

Setelah kering, biji cabai rawit diberi fungisida seperti benlate agar tidak ditumbuhi jamur. Agar benih memiliki daya tumbuh yang baik, benih kemudian di rendam dalam air hangat selama 24 jam.

Buanglah biji cabai rawit yang mengapung karena biji itu cacat dan tidak bisa tumbuh dengan baik. Biji yang tenggelam menandakan biji bisa digunakan sebagai benih. Dengan seleksi kecambah ini, kita bisa memperoleh benih cabai rawit yang baik dengan daya tumbuh 80%.

Cara Memilih Bibit Cabe Rawit yang Bagus

Berikut ini ciri tanaman cabai rawit jika menggunakan benih dengan kualitas yang bagus:

1. Pertumbuhannya Seragam

Bibit cabai berkualitas adalah bibit cabai yang memiliki pertumbuhan yang seragam antara tanaman cabai satu dengan yang lainnya. Pertumbuhan yang seragam ini diartikan juga bahwa tanaman cabai memiliki tinggi yang sama. Misalkan tinggi satu bibit cabai sekitar 16 cm, maka bibit cabai yang lain juga memiliki tinggi di kisaran yang sama.

2. Bertahan Dalam Perubahan Iklim | Cara Memilih Bibit Cabai Rawit yang Bagus

Perubahan cuaca yang tak menentu bisa mempengaruhi pertumbuhan benih cabai rawit. Namun, cabai rawit yang berasal dari benih dengan kualitas baik biasanya mampu bertahan terhadap perubahan iklim dan cuaca yang sering terjadi, sehingga hasil panen bisa terjamin.

3. Bibit Mampu Tumbuh Lebih Cepat

Penggunaan bibit berkualitas juga bisa membuat pertumbuhan cabai menjadi lebih cepat dibandingkan dengan bibit biasa. Kecepatan perkecambahan dan pertumbuhan cabai rawit juga bisa dipengaruhi cara kita dalam merawatnya. Jika tidak dirawat dengan baik, cabai dari benih berkualitas baik pun tidak akan bisa tumbuh dengan optimal dan mudah terserang hama dan penyakit.

4. Memiliki Akar yang Sangat Banyak | Cara Memilih Bibit Cabai Rawit yang Bagus

Ciri selanjutnya yang dimiliki pada tanaman cabai rawit yang berasal dari bibit dengan kualitas baik yaitu memiliki akar primer dan akar sekunder yang lebat.

5. Sanggup Bertahan Saat Dipindahkan

Cabai yang tumbuh dari bibit dengan kualitas baik mudah beradaptasi pada lingkungan baru sehingga bisa berkembang sempurna. Di sisi lain, Kita juga harus mengetahui media tanam yang sesuai untuk penyemaian bibit cabai yang  akan dipindahkan tersebut.

6. Tak Mudah Terjangkit Hama dan Penyakit

Tanaman bebas penyakit biasanya berbentuk bibit cangkok, hasil okulasi, stek batang, atau hasil persilangan. Periksa baik-baik bagian tanaman cabai ketika Anda hendak membeli bibit tanaman cabai rawit dengan kualitas baik.  Hal ini meliputi batang yang tebal, bentuk daun, akar yang lebat, hingga media tanam yang digunakan.

7. Hasil Panen Cabai yang Tinggi | Cara Memilih Bibit Cabai Rawit yang Bagus

Anda juga harus melihat produktivitas dari hasil panennya. Jumlah panen sangat menentukan kualitas dari bibit cabai rawit. Jika riwayat tanaman cabai rawitnya bagus, Anda dapat menyisihkan sebagian hasil panen untuk budidaya cabai selanjutnya.

Demikian tadi informasi mengenai cara memilih bibit cabe rawit yang bagus. Anda bisa mendapatkan informasi menarik lainnya hanya di Vagus Net.

 

 

 

Cara Membuat Dimsum Frozen Anti Gagal

Cara membuat dimsum frozen anti gagal. Bagi Anda yang sering merasa bosan di masa pandemi ini, Anda bisa langsung mempraktekkan resep berikut ini di rumah.

Dimsum saat ini banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Makanan khas dari negeri Tiongkok ini sekarang bisa kita temui dengan mudah di sekitar kita.

Kata dimsun berasal dari bahasa kantonis yang berarti “makanan kecil”. Biasanya dimsun dimakan sebagai sarapan pagi. Dimsun sendiri terdiri dari berbagai macam makanan kecil yang biasanya merupakan makanan pendamping minum teh.

Ada beberapa macam makanan olahan dimsun, seperti bakpao, fung zau, siomai, dumpling, hakau, gyoza, dan xialongbao.

Namun, di indonesia mayoritas masyarakat istilah dimsum berarti makanan olahan yang dikukus dengan isian daging (ayam, ikan, atau udang) dan dilapisi dengan kulit pangsit.

Dimsum paling enak dimakan saat masih hangat dan disajikan bersama dengan saos pelengkap.

Namun, di masa pandemi covid-19 seperti saat ini mengharuskan kita menjaga jarak terutama pada fasilitas umum seperti restoran aktifitas dan jam operasionalnya dibatasi. Belum lagi dengan diberlakukannya PSBB, kita hanya bisa dirumah sepanjang hari.

Hal itu tak membuat para pengusaha kuliner hilang akal yang kemudian berinovasi dan dibuatlah dimsum frozen. Dimsum frozen adalah dimsum yang masih mentah dan bisa dijadikan stok makanan Anda. Dimsum frozen ini bisa Anda simpan di dalam freezer kulkas maupun freezer box.

Sebelum Anda mencoba membuat dimsum sendiri di rumah, perhatikan dan pahami terlebih dahulu bagaimana cara membuat dimsum berikut ini.

Cara Membuat Dimsum Frozen

cara membuat dimsum frozen

Bahan-bahan :

  • 200 gr ayam fillet, cincang kasar
  • 100 gr udang kupas, cincang kasar
  • 4 sdm tepung sagu
  • 3 siung bawang putih dihaluskan
  • 2 butir telur
  • 1/2 sdt garam
  • 1/8 sdt merica bubuk
  • 1/4 sdt gula pasir
  • 1 sdt kecap asin
  • 2 sdt minyak wijen
  • 2 jamur shitake, potong kotak kecil
  • 1 daun bawang, iris
  • 1 buah wortel yang sudah diparut
  • 50 ml air es
  • Kulit siomay secukupnya

Cara membuat :

  1. Cincang kasar ayam fillet dan udang yang telah dikupas. Jika menginginkan tekstur yang lebih halus, Anda bisa menggunakan chopper.
  2. Kemudian campurkan cincangan ayam, udang, potongan jamur shitake, bawang putih halus, daun bawang, kecap asin, lada, garam, gula pasir, minyak wijen, telur dan air es. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
  3. Selanjutnya, masukkan tepung sagu dan aduk kembali hingga adonan rata.
  4. Ambil kulit pangsit, basahi dengan sedikit air agar teksturnya lembut saat matang.
  5. Siapkan kukusan. Sambil menunggu air mendidih, Anda bisa memulai untuk membungkus dimsumnya. Ambil 1 sdm adonan, letakkan di kulit pangsit. Kemudian pilin-pilin kulit pangsit dengan rapi hingga tertutup bagian sampingnya.
  6. Tambahkan parutan wortel di bagian atas dimsum. Lakukan hal yang sama hingga adonan dan kulit pangsit habis.
  7. Terakhir, kukus dimsum selama 30 menit. Setelah matang, angkat lalu sajikan dimsun dengan saus.

Dimsum akan lebih nikmat jika disantap saat masih hangat. Apalagi ditambahkan dengan saos sambal.

Dimsum Frozen

Bagi Anda yang tidak memiliki waktu untuk membuat dimsum sendiri karena tuntutan pekerjaan ataupun kesibukan lainnya, Anda tak perlu khawatir, karena dimsum juga dijual dalam bentuk kemasan. Dimsum dalam kemasan ini bisa langsung Anda kukus, ataupun anda jadikan stok di rumah.

Banyak masyarakat memilih membeli dimsum frozen karena lebih praktis dan tidak memakan banyak waktu. Anda bisa menyimpan dimsum frozen di dalam freezer kulkas maupun dalam Freezer Box. Penyimpanan dalam freezer ini mampu membuat dimsum menjadi lebih awet dan mudah rusak.

Ketika Anda tiba-tiba menginginkan camilan, Anda bisa langsung mengukus atau menggorengnya sebentar. Sangat praktis bukan? Yuk praktekkan resep dimsum tadi di rumah!  Jangan lupa share informasi ini ke teman atau kerabat kamu ya! Selamat mencoba ^^ .

Untuk mendapakan informasi menarik lainnya, Anda bisa mengunjungi website kami hanya di Vagus Net.

 

 

 

5 Cara Pemupukan Tanaman Porang

Cara pemupukan tanaman porang perlu diperhatikan, agar tanaman porang bisa tumbuh dengan baik dan menghasilkan umbi porang yang besar dan berkualitas.

Budidaya tanaman porang saat ini mulai banyak dilakukan oleh para petani di Indonesia. Selain memiliki harga jualnya yang cukup tinggi, umbi porang juga mampu menembus pasar luar negeri dan menjadi salah satu usaha yang cukup menjanjikan. Tak heran, banyak petani tergiur menanam tanaman yang satu ini.

Umbi porang produksi Indonesia telah diekspor ke berbagai negara tetangga dan negara besar di Asia. Porang biasanya dimanfaatkan dalam  bidang industri, kesehatan dan pangan.

Ada hal yang perlu diperhatikan dalam membudidayakan tanaman porang yaitu pemberian pupuk. Pemberian pupuk bertujuan untuk memastikan bahwa tanaman porang mendapatkan nutrisi yang baik sehingga porang bisa tumbuh dengan optimal.

Penggunaan pupuk organik untuk memupuk tanaman porang lebih baik jika dibandingkan dengan penggunaan pupuk anorganik. Pupuk organik terbukti dapat meningkatkan hasil panen. Para petani mengandalkan rangkaian pupuk GDM Organik sebagai pemberi nutrisi pada tanaman porang.

Pupuk yang digunakan dalam budidaya porang adalah sebagai berikut:

  • Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan
  • GDM Black BOS
  • GDM SaMe Granule Bio Organik

Ketiga pupuk organik tersebut adalah pupuk terbaik yang akan membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen porang. Pupuk GDM Organik mengandung unsur hara makro dan mikro yang lengkap, bakteri premium, enzime pertumbuhan dan terbukti bisa mencegah infeksi penyakit, terutama penyakit menular pada tanah yang dapat mempengaruhi kualitas umbi porang.

Berikut ini cara pemupukan tanaman porang dengan menggunakan pupuk GDM Organik:

1. Persiapan Media

Jika budidaya porang dilakukan dengan menggunakan biji sebagai bibitnya, maka biji porang perlu melalui tahap persemaian terlebih dahulu. Berikut ini cara mempersiapkan media semai pada biji porang:

cara pemupukan tanaman porang

  • Persiapan media tanam biasanya dilakukan 7 hari sebelum penyemaian.
  • Campur GDM SaMe Granule Bio Organic ke dalam media semai. Dosis yang dianjurkan adalah 10 gram per 1 polybag media semai.
  • Campur 1 gelas GDM Black BOS ke dalam tangki sprayer berisi air penuh.
  • Kemudian semprotkan ke seluruh permukaan media tanam yang telah lembab, sampai dosis 1 kg per hektar tercapai.

Setelah media tanam disiapkan, lalu diamkan agar bakteri dalam produk GDM organik dapat bekerja dengan baik. Dengan penggunaan GDM Organik ini, tanah menjadi gembur dan subur.

2. Perendaman Benih

Sebelum menanam bibit, Anda harus merendam bibit porang yang dipilih untuk persemaian.

Perendaman benih ini bertujuan untuk membasmi hama dan penyakit yang terdapat pada benih. Dengan demikian, benih yang akan disemai bebas dari hama dan penyakit. Berikut cara perendaman benih porang dengan menggunakan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan:

pupuk organik cair spesialis pangan

  1. Larutkan 1 liter Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan dalam 20 liter air, lalu aduk hingga merata.
  2. Rendam biji porang ke dalam larutan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan yang telah dibuat selama 30 menit, kemudian keluarkan dan letakkan dalam wadah yang steril.

3. Pemupukan Pada Masa Persemaian

Pada masa persemaian, Anda perlu melakukan pemupukan agar benih yang disemai dapat tumbuh dengan baik dan berkualitas.

Perhatikan cara pemupukan pada masa persemaian berikut ini:

  • Proses pemupukan pada masa semai akan mulai dilakukan saat 8 hari setelah semai.
  • Campur dan larutkan 500 ml Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan ke dalam tangki sprayer berisi air penuh.
  • Aduk hingga merata.
  • Selanjutnya, semprot larutan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan di seluruh bagian tanaman porang.
  • Ulangilah penyemprotan larutan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan setiap satu minggu sekali.
  • Setelah benih tumbuh dan telah memiliki setidaknya 2 daun sejati, maka benih siap untuk dipindah media tanamnya.

4. Pemupukan Porang Pada Lahan Tanam

Setelah tanaman porang dipindah media tanamnya, maka selanjutnya Anda harus melakukan pemupukan secara rutin. Hal ini bertujuan agar pertumbuhan dan perkembangan tanaman porang bisa optimal, sehingga Anda bisa mendapatkan hasil panen berlimpah dan berkualitas baik.

Perhatikan cara pemupukan tanaman porang pada lahan tanam berikut ini:

  • Taburkan 5 gram GDM SaMe Granule Bio Organic secara merata ke dalam lubang tanam saat 14 hari sebelum tanam.
  • Campur 1 gelas GDM Black BOS ke dalam tangki sprayer berisi air penuh. Lalu semprot ke seluruh permukaan lubang tanam hingga basah dan lembab. Lakukan hingga memenuhi dosis 5 kg per hektar.
  • Pada saat hari tanam, lakukan pemupukan dengan menggunakan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan.
  • Campur dan larutkan 500 ml Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan ke dalam tangki sprayer berisi air penuh.
  • Aduk hingga merata.
  • Semprot larutan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan di seluruh bagian tanaman porang.

5. Pemupukan Porang Pada Saat Tanaman Porang Berusia 1-18 Bulan

  • Larutkan 500 ml Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan ke dalam tangki sprayer berisi air penuh.
  • Aduk hingga merata.
  • Semprot larutan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan pada seluruh bagian tanaman porang. Lakukan hingga memenuhi dosis 8 liter per hektar.
  • Ulangi penyemprotan larutan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan setiap 2 bulan sekali.

Demikian tadi cara pemberian Pupuk Organik GDM untuk tanaman porang. Untuk informasi menarik lainnya, kunjungi website kami hanya di Vagus Net.

Anda ingin memulai berbisnis porang? Masih bingung bagaimana mengolah porang dengan skala besar? Grosir Mesin saat ini menyediakan Mesin Perajang Porang  dengan kualitas baik dan harga yang menarik.

© 2021 VAGUS NET

Theme by Anders NorenUp ↑