Beberapa Sayuran Yang Mengandung Vitamin C dan E

Sayuran yang mengandung Vitamin E dan C bisa membantu tingkatkan sistem kekebalan tubuh. Sayur dan buah mengandung antioksidan yang sangat baik untuk mencegah radikal bebas. Vitamin C dan E perlu dikonsumsi setiap hari agar tubuh tetap fit dan menjaga stamina tetap bagus.

Vitamin C Dan E

Vitamin c dan e adalah nutrisi antioksidan penting bagi kesehatan. Sel jaringan tubuh bisa tetap aktif dan sehat dengan sering mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan. Saat ada paparan radikal bebas, antioksidan berguna untuk mengurangi kerusakan sel. Antioksidan juga membantu tubuh untuk memperbaiki sel yang sudah rusak. Kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas dan tidak diperbaiki bisa menyebabkan tubuh mengalami infeksi. Dampaknya, bisa komplikasi infeksi sampai memicu penyakit kronis.

Beberapa Sayuran Yang Mengandung Vitamin C Dan E

1. Cabai

Cabai sering dijadikan bumbu masakan diberbagai makanan Indonesia. Satu cabai hijau mengandung 109 mg vitamin C didalamnya, atau setara dengan 121% RAH. Sedangkan, satu cabai merah mengandung 65 mg vitamin C didalamnya atau setara dengan 72% RAH.

2. Paprika Kuning

Kandungan vitamin C pada paprika kuning akan meningkat saat sudah matang atau dimasak. 75 gram paprika kuning bisa menghasilkan 137 miligram vitamin C didalamnya atau 152% RAH.

3. Peterseli (parsley)

Peterseli atau parsley merupakan sayuran yang mengandung vitamin C tinggi didalamnya. Sayuran ini mempunyai harum yang khas dan dalam 8 g sayur peterseli mengandung 10 miligram vitamin C didalamnya.

4. Bayam Jepang

Bayam jepang adalah sayuran yang mengandung vitamin C tinggi didalamnya. Dalam satu cangkir bayam jepang terdapat 195 miligram vitamin C didalamnya atau setara dengan 217% RAH. Saat memasaknya, panas dari api akan menurunkan kadar vitamin C bayam jepang dan menjadi 117 miligram.

5. Kubis Brussel

Dalam setengah cangkir sayur kubis brussel mengandung 49 miligram vitamin C didalamnya atau setara dengan 54% RAH. Kubis brussel juga mengandung sumber serat, vitamin K, folat, vitamin A, mangan, dan kalium yang tinggi didalamnya.

6. Timi

Timi atau thyme sering digunakan untuk memasak steak. Timi segar yang baru dipetik memiliki kandungan vitamin C yang lebih besar didalamnya dari pada buah jeruk. Dalam satu ons atau 28 gram timi memilki 45 miligram vitamin C didalamnya.

7. Seledri

Seledri adalah jenis sayuran yang sering dijadikan untuk minuman jus. Dalam satu cangkir jus seledri mengandung 14 miligram vitamin C didalamnya atau setara dengan 19% RAH.

8. Kembang Kol

kembang kol adalah sayuran yang banyak mengandung vitamin C. Dalam satu cangkir (128 gram) kembang kol, terdapat 77% RAH vitamin C di dalamnya.

9. Brokoli

Brokoli adalah salah satu sayuran yang mengandung vitamin E tersehat. Sayur brokoli juga mengandung vitamin C, dan vitamin K didalamnya, yang membantu kesehatan kulit dan tulang. Dalam 91 gram brokoli mengandung 4 persen vitamin E didalamnya.

10. Asparagus

Didalam sayur asparagus mengandung vitamin K, kalium, vitamin E, vitamin A, folat, vitamin C, mangan, tembaga, dan seng yang sangat baik.

Baca Juga:Tips Menyimpan Sayuran di Kulkas yang Perlu Kalian Ketahui!

Manfaat Vitamin C Dan E

Vitamin C bermanfaat untuk pembentukan kolagen di otot, tulang, tendon, ligamen, dan pembuluh darah dan juga dapat membantu proses penyembuhan luka, merawat infeksi, dan menunjang penyerapan zat besi. Untuk mendapatkan vitamin C adalah dengan cara mengonsumsi asupan yang menadung vitamin tersebut, karena vitamin C tidak dapat dihasilkan oleh sendiri oleh tubuh.

Mengonsumsi asupan vitamin C dalam sehari untuk wanita dewasa sebesar 75 miligram. Sedangkan, untuk pria dewasa dalam kondisi sehat membutuhkan vitamin C sebesar 90 miligram per hari. Dosis vitamin C yang diasup tubuh tidak boleh melebihi 500 atau sampai 1.000 miligram per harinya.

Sedangkan, vitamin E dapat larut dengan lemak yang dapat membantu pembentukan sel darah merah dan penyerapan vitamin K. Vitamin E dapat membantu menjaga kulit tetap sehat dan melindungi tubuh dari radikal bebas yang merusak sel, organ, dan jaringan tubuh. Manfaat mengonsumsi asupan yang mengandung vitamin E juga dapat mencegah terkena penyakit kanker, penyakit pembuluh darah, rheumatoid arthritis, dan penyakit Parkinson.

Kebutuhan mengonsumsi asupan vitamin E per hari untuk pria dan wanita di atas 14 tahun adalah 15 miligram atau setara 22 unit internasional (UI). Sedangkan, untuk ibu menyusui, kebutuhan mengonsumsi asupan vitamin E per harinya sebesar 19 miligram atau 28 IU.

Terima kasih sudah membaca artikel ini, jika kamu ingin lebih mengetahui macam-macam sayur yang mengandung vitamin e lainnya, kamu bisa baca artikel Sayuran Yang Mengandung Vitamin E. Semoga artikel ini bermanfaat.

By Nur Janah

Saya adalah penulis di vagusnet.com dengan minat dan antusiasme tinggi terhadap perkembangan teknologi, terutama dalam dunia IT. Dalam setiap tulisan, saya berusaha mencerminkan ketertarikan mendalam terhadap inovasi dan tren terkini yang membentuk arah perkembangan teknologi.