Halo semua, bagi kalian semua yang sedang diet dan bingung untuk menurunkan berat badan. Sedang mencari-cari referensi macam-macam beras untuk diet? anda berada di artikel yang tepat.
Untuk membuang kelebihan bobot tubuh, langkah perubahan pola makan harus Anda ambil. Salah satu langkah yang kerap disarankan adalah mengganti nasi putih dengan karbohidrat lain yang lebih sehat. Kalau Anda memiliki selera “mancanegara”, mungkin mengonsumsi roti gandum bisa jadi alternatif.
Namun, bila Anda punya selera Indonesia yang tak bisa hidup tanpa nasi, Anda dapat mengganti beras putih dengan beras cokelat, beras merah, atau beras hitam. Dari ketiga beras tersebut, mana yang terbaik untuk program diet Anda? Yuk simak penjelasan macam-macam beras diet dibawah ini :
-
Beras Merah
Perlu Anda ketahui bahwa pada dasarnya, nasi dari beras yang “berwarna” memang memiliki nutrisi yang lebih baik ketimbang nasi putih. Ketiga jenis beras tersebut tergolong beras yang tidak dikuliti.
Dilansir dari sebuah tayangan TV, baik beras merah maupun beras cokelat, merupakan sumber serat, seng, zat besi, kalsium, mangan, vitamin B, selenium, serta nutrisi lain yang sangat dibutuhkan tubuh.
Ditambahkan oleh seorang Dokter yang tidak disebutkan namanya, selenium dalam beras merah adalah antioksidan yang berperan dalam pembentukan sistem imun, hormon tiroid, dan bekerja sama dengan vitamin E untuk mencegah terjadinya kanker.
Sementara magnesium di dalamnya berperan dalam proses pembekuan darah, kontraksi otot, sekaligus pembentukan tulang.
Jika Anda tertarik mengonsumsi beras merah, tak perlu risau. Beras jenis ini lebih mudah didapatkan di pasaran atau restoran, ketimbang beras cokelat dan beras hitam.
-
Beras Coklat
Dibandingkan beras merah, pamor beras cokelat memang masih kalah. Namun pada dasarnya, kandungan nutrisi pada beras cokelat sama dengan beras merah. Sama halnya dengan beras merah, beras cokelat juga memiliki kandungan serat yang tinggi.
Serat dalam beras cokelat bermanfaat untuk membantu mengontrol berat badan, menurunkan kolesterol darah, menurunkan risiko diabetes dan penyakit jantung koroner.
Beras cokelat juga dapat menjadi sumber nutrisi bakteri baik di dalam usus kita.Kandungan antioksidan pada beras merah lebih tinggi dibanding beras cokelat.
Namun, bagi Anda yang masih belum bisa move on dari nasi putih, mengonsumsi nasi cokelat bisa menjadi langkah perdana sebelum beralih ke nasi merah ataupun nasi hitam.
-
Beras Hitam
Berbeda dengan beras merah dan cokelat yang cukup mudah didapatkan, beras hitam termasuk “langka” atau sulit ditemukan.
Dari segi penampilan, bulir berasnya mengkilap dan berukuran lebih panjang dan ramping ketimbang beras merah yang bulat. Setelah matang, warna hitamnya akan memudar sehingga akan menghasilkan warna ungu gelap.
Menurut dr. Melyarna, beras hitam mengandung zat yang disebut antosianin. Ini adalah antioksidan yang juga ditemui pada anggur ungu dan bluberi.
“Antosianin bermanfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, dan dapat meningkatkan fungsi kecerdasan kognitif seseorang,” kata dr. Melyarna.
Dari sisi kalori, beras hitam relatif lebih rendah dibanding dengan beras merah dan beras cokelat. Bahkan, beras hitam memiliki kandungan zat besi yang lebih tinggi dari beras merah dan beras cokelat.
Nah, semua beras yang “berwarna” adalah sehat. Jadi, pemilihan beras merah, cokelat, dan hitam untuk diet sangat bergantung pada tujuan diet setiap orang.
Dan ingat, meski Anda sudah memutuskan untuk mengonsumsi beras sehat ini, perhatikan pula porsi serta lauk penyertanya.
Sebab, bila Anda sudah memilih beras sehat, tetapi porsinya banyak dan lauk sangat berlemak, manfaat positif beras tersebut tidak akan Anda rasakan secara maksimal. Nah itulah macam-macam beras diet yang mungkin anda butuhkan sebagai referensi, semoga bermanfaat.
Saya seorang penulis di vagusnet.com dengan minat dan antusiasme tinggi terhadap perkembangan teknologi, khususnya di bidang IT. Saya senang belajar tentang berbagai hal dan berbagi wawasan seputar dunia bisnis serta tips terkini melalui tulisan-tulisan saya. Dengan fokus pada dunia teknologi, saya berkomitmen untuk menyajikan konten yang informatif, relevan, dan menginspirasi pembaca. Mari bersama-sama menjelajahi dunia inovasi dan perkembangan terkini, sambil terus tumbuh dan belajar bersama.