proses pembuatan santan kemasan

Proses Pembuatan Santan Kemasan – Kelapa parut dapat diolah menjadi santan. Santan terdapat dua jenis yaitu santan instan dan santan alami. Tentunya kedua santan ini melewati proses yang berbeda. Yang sama hanya pada bagian memarut kelapa.

Proses pembuatan santan instan atau santan kemasan tentunya lebih panjang dibanding santan alami. Karena pada santan kemasan atau santan instan perlu melewati proses pengawetan pula. Sedangkan pada santan alami tidak perlu proses pengawetan karena akan langsung digunakan.

Pada santan kemasan biasanya menggunakan teknologi yang dapat membuat santan tetap segar sampai santan digunakan oleh kosumen. Biasanya produsen santan kemasan ini merupakan produsen yang besar dan menggunakan teknologi mesin yang besar untuk membuat santan kemasan ini.

Salah satu contohnya yang banyak kita temui adalah santan kara. Tetapi apakah kalian tahu santan kara memiliki dua produk dengan nama yang hamper sama. Kalian bisa membaca artikel Perbedaan Santan Kara dan Sun Kara, Apakah Ada? agar kalian tahu perbedaan santan kara dan sun kara.

Proses Pembuatan Santan Kemasan

santan kemasan

Santan kemasan ini pembuatannya melalui proses yang cukup panjang untuk sampai pada santan instan siap pakai. Dari mulai pemilihan kelapa yang terbaik, kemudian memarut kelapa. Proses pemarutan kelapa ini menggunakan mesin parut kelapa agar dapat memarut daging kelapa dalam jumlah yang banyak sekaligus.

Proses pembuatan santan kemasan ini melalui teknologi yang dimaksud teknologi Ultra High Temperature (UHT)  yang digunakan untuk memanaskan produk santan kelapa kemasan pada suhu 140 derajat Celsius dengan waktu 8 hingga 15 detik sehingga kondisi sterilitas komersial tercapai.

Dengan teknologi tersebut nantinya mikroba Clostridum botulinum serta mikroorganisme patogen, serta pembusuk yang ada pada produk telah dihilangkan.

Pada beberapa santan instan atau kemasan tidak menggunakan pengawet serta tambahan air. Santan yang dijualkan merupakan santan murni dari parutan kelapa. Serta beberapa produk santan instan ini menjamin manfaat santan kelapa tetap terkandung dalam setiap kemasan santan instan.

Pembuatan santan kemasan dari buah kelapa hingga menjadi santan merupakan proses yang panajang. Berikut urutan singkatnya.

  1. Menyeleksi buah kelapa
  2. Mengupas sabut kelapa
  3. Menyortir
  4. Memisahkan tempurung kelapa
  5. Mengupas testa
  6. Memotong serta mencuci kelapa
  7. Proses sterilisasi
  8. Memotong dan memarut
  9. Memeras kelapa parut
  10. Pengemasan

Proses di atas merupakan proses yang perlu dilalui untuk santan kemasan yang dibuat oleh produsen santan kemasan yang sudah besar. Untuk rumahan mungkin berbeda karena teknologi yang digunakan juga berbeda.

Teknologi Pengemasan Santan Kemasan

Tantangan distribusi logistic ini dapat di atasi dengan teknologi pengemasan aseptik Sehingga santan yang segar yang tetap terjaga kealamiannya serta nutrisinya dapat sampai ke tangan konsumen di seluruh negara.

Kebaikan Santan Kemasan Untuk Gaya Hidup Sehat

Santan kemasan saat ini sudah melalui serangkaian teknologi pemrosesan serta pengemasan dengan beragam manfaat santan kelapa yang tetap dapat dinikmati konsumen walau merupakan santan kemasan.

Pada teknologi UHT serta pengemasan aseptic santan dapat dinikmati rasa serta nutrisinya yang terlindungi. Sehingga dengan teknologi ini santan tidak memerlukan pengawet. Juga praktik tidak perlu waktu yang lama untuk menyiapkan dan dapat digunakan langsung. Melalui teknologi pengemasan aseptic kebersihan serta kehigienitasan santan tetap terjaga.

Itulah tadi penjelasan singkat tentang proses pembuatan santan kemasan atau santan instan. Yang dituliskan di atas bersumber dari beberapa artikel ternama. Jika ada kesalahan dalam penulisan atau kesalahan informasi mohon maaf serta koreksinya.

Terimakasih!

By fitri

Sebagai penulis di vagusnet.com, setiap tulisan yang saya hasilkan adalah perjalanan eksplorasi dalam dunia teknologi, khususnya di bidang IT. Penulisan bagi saya adalah sarana untuk merinci, merangkai, dan menyampaikan makna di balik setiap peristiwa dan perkembangan terbaru.