Pupuk kompos dari daun kering adalah salah satu contoh pupuk organik. Pupuk ini bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman karena didalamnya terdapat berbagai kandungan kompos daun kering.
Dengan menjadikan daun kering sebagai kompos anda telah menghemat biaya untuk membeli pupuk, karene cara buat pupuk dari daun kering tidak membutuhkan banyak biaya, dan hanya menggunakan alat yang sederhana.
Tapi setelah menggunakan pupuk kompos dari daun kering, apakah anda tahu kandungan apa saja yang terdapat dalam kompos daun kering, sehingga menjadikan pupuk ini baik untuk tanaman?
Manfaat Pupuk dari Daun

Anda pasti sudah tau cara membuat kompos dari daun. Tapi tahukan anda kandungan yang ada didalamnya? Sebelum membahas tentang kandungan kompos daun kering, yuk simak dahulu manfaat pupuk dari daun kering berikut ini :
1. Mengurangi penumpukan daun-daun yang ada di sekitar lingkungan.
2. Memanfaatkan sampah daun menjadi sesuatu yang bermanfaat yaitu pupuk kompos.
3. Menyuburkan tanaman dan tidak mempunyai sifat merusak unsur hara dalam tanah.
4. Mengurangi biaya untuk pembelian pupuk anorganik yang bisa dibilang mahal, yang artinya mengurangi pengeluaran.
5. Bentuk pelestarian lingkungan yaitu memanfaatkan sampah menjadi pupuk kompos.
Melihat banyaknya manfaat dari pupuk kompos, untuk itu marilah kita beralih menggunakan pupuk kompos saja. Jika anda tidak mau membuat secara manual anda bisa gunakan mesin kompos sampah organik.
Beberapa Kandungan Dalam Pupuk Kompos dari Daun
Apakah anda sudah tahu berbagai macam kandungan yang terdapat dalam kompos daun kering? Berikut ini disajikan beberapa contoh kandungan yang ada dalam kompos daun kering :
1. Rasio karbon dengan nitrogen (rasio C/N)
Rasio organik karbon dengan nitrogen (C/N) adalah salah satu aspek yang paling penting dalam keseimbangan hara total.
Dalam siklus hidup mikroorganisme kira-kira 30 bagian dari karbon untuk masing-masing dari nitrogen. Kira-kira 20 bagian karbon akan dioksidasi menjadi CO2 dan 10 bagian lagi digunakan untuk mensintesis protoplasma.
Menurut standar yang telah ditetapkan rasio C/N yang bagus untuk kompos adalah antara 10 – 20. Jika rasio C/N begitu tinggi, aktivitas biologi mikroorganisme akan berkurang.
Dibutuhkan waktu yang sangat lama untuk mendegradasi kompos jadi akan diperlukan waktu yang sangat lama untuk proses pengomposan dan kompos yang dihasilkan akan berkualitas rendah.
2. Fosfor (P)
Fosfor juga merupakan unsur makro yang sangat penting dalam pertumbuhan tanaman, tapi kandungan fosfor dalam tanah lebih sedikit daripada nitrogen (N) dan kalium (K).
Fostor berguna untuk memacu proses pertumbuhan akar dan pembentukan sistem, memacu pertumbuhan bunga serta masaknya buah atau biji.
Selain itu fungsi fosfor yang lain adalah untuk menambah daya tahan tanaman tersebut terhadap serangan dari hama penyakit. Kandungan fosfor yang baik dalam kompos adalah minimal 0,10%.
3. Kalium (K)
Kalium adalah unsur ketiga terpenting setelah N dan P. Unsur ini diperlukan tanaman yang akan diserap tanaman dalam bentuk ion K+.
Dalam tanaman, kalium bukan berfungsi untuk menyusun jaringan tanaman akan tetapi lebih ke membantu proses metabolisme tanaman, misalnya mengaktifkan kerja enzim-enzim, membuka serta menutup stomata.
Selain itu juga untuk transportasi hasil fotosintesis (karbohidrat), meningkatkan daya tahan tanaman pada kekeringan dan penyakit atau hama tanaman. Kandungan kalium yang baik dalam kompos adalah minimal 0,20%.
Jenis-jenis Pupuk Kompos
Berikut ini tambahan informasi tentang jenis-jenis pupuk kompos :
1. Pupuk Aerob
Pupuk yang dibuat dari proses biokimia yang melibatkan oksigen. Bahan dasar pembuatan : sisa tanaman, kotoran hewan, dan campuran keduanya.
2. Pupuk Bakashi
Pupuk yang lumayan terkenal, menggunakan inokulan yaitu mikroorganisme (em4). Inokulan terdiri dari campuran berbagai macam mikroorganisme yang akan mendekomposisi bahan organik dengan lebih efektif.
3. Vermikompos
Merupakan kompos yang memanfaatkan mikroorganisme sebagai pengurai, mikroorganisme yang digunakan yaitu cacing tanah.
Saya adalah seorang penulis di vagusnet.com, dengan minat dan antusiasme yang tinggi terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam dunia IT. Dalam setiap tulisan, saya berusaha mencerminkan ketertarikan mendalam terhadap inovasi dan tren terkini yang membentuk arah perkembangan teknologi.