Pada kali ini saya akan membuat tentang cara pengolahan Kubis. kol, kobis, atau kobis bulat adalah nama yang diberikan untuk tumbuhan sayuran daun yang populer. Tumbuhan dengan nama ilmiah Brassica oleracea L. Kelompok Capitata ini dimanfaatkan daunnya untuk dimakan. Daun ini tersusun sangat rapat membentuk bulatan atau bulatan pipih, yang disebut krop, kop atau kepala (capitata) Kubis berasal dari Eropa Selatan dan Eropa Barat. Kubis memiliki ciri khas membentuk krop. Warna kubis putih, putih kehijauan dan ungu. Kubis biasa dimasak sebagaui sup, campuran gado gado, pelengkap soto dan salad, dan juga dapat dubuat emping kubis.
Macam-macam kubis
Ada beberapa jenis tanaman kubis yang banyak diusahakan diantaranya ialah kubis krop, kubis daun,, kubis umbi, kubis tunas, dan kubis bunga.
- Kubis krop atau krop kubis putih tersebut besar dan padat. kubis telur terkenal dengan nama kubis putih.
- Kubis tunas atau kubis babat.kubis tunas biasanya membentuk krop bahkan tunas samping dapat membentuk krop kecil, dalam satu pohon terdapat beberapa krop tunas kecil
- umbi pada bagian dasar batang dibawah tanah atau diatas tanah membesar hingga merupakan umbi besar
- bunga.jenis ini bakal bunganya mengembang dan membentuk masa bunga . Bunga berbentuk kerucut terbalik dan warnanya putih kekuningan
- Jenis kubis lain yang mirip kubis bunga adalah brokoli, masa bunga brokoli berwarna hijau lebih kompak dan lebih lezat di banding kubis bunga.
Kandungan Gizi dan Manfaat
Kubis segar mengandung banyak vitamin (A, beberapa B, C, dan E). Kandungan Vitamin C cukup tinggi untuk mencegah skorbut (sariawan akut). Mineral yang banyak dikandung adalah kalium, kalsium, fosfor, natrium, dan besi. Kubis segar juga mengandung sejumlah senyawa yang merangsang pembentukan glutation, zat yang diperlukan untuk menonaktifkan zat beracun dalam tubuh manusia.
Anti Gizi
Sebagaimana suku kubis-kubisan lain, kubis mengandung sejumlah senyawa yang dapat merangsang pembentukan gas dalam lambung sehingga menimbulkan rasa kembung (zat-zat goiterogen).
Daun kubis juga mengandung kelompok glukosinolat yang menyebabkan rasa agak pahit. Kubis segar mengandung air, protein, lemak, karbohidrat, serat, kalsium, fosfor, besi, natrium, kalium, vitamin (A, C, E, tiamin, riboflavin, nicotinamide), kalsium, dan beta karoten. Selain itu, juga mengandung senyawa sianohidroksibutena (CHB), sulforafan yang merangsang pembentukan glutation, suatu enzim yang bekerja dengan cara menguraikan dan membuang zat-zat beracun yang beredar di dalam tubuh.
Tingginya kandungan vitamin C dalam kubis dapat mencegah timbulnya skorbut (scurvy). Adanya zat antosianin menyebabkan warna kubis dapat berubah menjadi merah. Kandungan zat aktifnya, sulforafan dan histidine dapat menghambat pertumbuhan tumor, mencegah kanker kolon, dan rektum, detoksikasi senyawa kimia berbahaya, seperti kobalt, nikel dan tembaga yang berlebihan di dalam tubuh, serta meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan kanker. Kandungan asam amino dalam sulfurnya, juga berkhasiat menurunkan kadar kolesterol yang tinggi, penenang saraf, dan membangkitkan semangat.
Pembuatan Emping
Cara membuat emping jagung adalah siapkan daun kubis yang sehat, warna putih segar dan tidak busuk ¼ kg, siapkan bahan tambahan : tepung mazena 3 sdm, tepung tapioca/ kanji ¼ kg, telur ayam 1 butir, tepung terigu siapkan ¼ kg, kubis dicuci dengan membuka lembaran daun kubisnya, serta dibuang empela/tulang,
kubis dirajang tipis-tipis agar mudah dalam pemblenderan, rebus rajangan kubis selama 10 menit, tiriskan dengan saringan cuci sambil diperas, blender daun kubis dengan tambahkan air 200 cc, blender hingga menjadi bubur, buang airnya 150 cc.
kocok telur, dan masukan dengan Bubur kubis ditambahkan tepung maizena dan sebagian tepung kanji dari ¼ kg( separuhnya tepung tapioca/ kanji), masak adonan hingga mengental, setelah itu angkat, tambahkan sisa tepung tapioca/kanji dan aduk-aduk hingga rata dan agar lebih kalis tambahkan, terigu sedikit-demi sedikit hingga adonan tidak lengket ditangan/kalis,
untuk menyeragamkan kepingan emping, adonanan dibentuk bulat kecil-kecil menyerupai kelereng dan besarnya seragam agar diperoleh lempengan yang seragam, susun emping kubis diatas tampah dan jemur hingga kering air kadar 12% ( dengan ciri) emping gemersik dan mudah dipatahkan/bunyi klik .
Sekian dan terimakasih atas kunjungannya tentang artikel di atas ini.
Sebagai penulis di vagusnet.com, setiap tulisan yang saya hasilkan adalah sebuah eksplorasi mendalam dalam perubahan konstan dunia teknologi, terutama di ranah IT. Saya melihat diri saya sebagai seorang penyelidik yang mencoba merinci setiap nuansa dan implikasi dari perkembangan teknologi terkini.