Hallo teman-teman! Pada artikel kali ini, aku bakalan membahas soal cara menyimpan daging kurban di kulkas.

Pada hari raya idul adha, pasti nya kita akan melakukan penyembelihan hewan kurban. Ada beberapa orang berkecukupan yang akan memberikan sebagian harta nya untuk digunakan dalam membeli hewan kurban ini.

Pasti nya kita semua sebagai masyarakat akan mendapatkan jatah daging dari panitia daging kurban. Meskipun kita tidak ikut memberikan sebagian harta kita untuk membeli hewan kurban.

Tetapi kita akan tetap mendapatkan sebagian jath dari panitia penyelenggara daging kurban.

Kemudian diantara kalian semua pasti ada yang akan langsung mengolah daging kurban tersebut untuk di jadikan beberapa menu makanan.

Tetapi pasti ada juga yang akan menyimpannya di dalam kulkas dan akan mengolahnya di kemudian hari jika sudah siap untuk mengolahnya.

Banyak dari kalian yang mungkin tidak tahu cara menyimpan daging kurban yang benar, dan akan menyimpan daging tersebut secara sembarangan.

Jika kalian menyimpan daging kurban tidak sesuai aturan. Itu justru akan membuat daging kurban kalian menjadi cepat busuk dan lebih parahnya lagi akan membuat daging tersebut tidak sehat untuk dikonsumsi.

Maka dari itu, kali ini saya akan memberikan beberapa tips untuk menyimpan daging kurban di dalam kulkas.

Sebelum kita membahas tentang cara menyimpan daging kurban di kulkas, yukk kita simak penjelasan berikut ini.

Daging Sapi

Daging sapi atau dalam bahasa inggris adalah beef yaitu merupakan daging yang di peroleh dari daging sapi yang biasa dan umum di gunakan untuk keperluan konsumsi makanan pada kehidupan sehari hari.

Di setiap daerah, penggunaan daging sapi ini dapat berbeda beda tergantung dengan cara pengolahan di setiap daerah tersebut.

Sebagai contoh nya saja adalah has luar, daging iga, dan juga T-Bone. Contoh tersebut sangat umum di gunakan di Eropa dan Amerika Serikat sebagai bahan untuk pembuatan steak sehingga di sana daging sapi ini sangat banyak untuk di perdagangkan atau di perjual belikan.

Akan tetapi, seperti di Indonesia dan di berbagai negara di Asia yang lain nya, daging sapi ini banyak di gunakan untuk makanan yang berbumbu atau bersantan seperti contoh nya adalah sup konro dan juga rendang. Waww lezat sekali bukan..

Selain itu, ada juga ada beberapa bagian dari daging sapi yang lain nya seperti lidah, hati, hidung, jeroan, dan bahkan buntut hanya di gunakan di berbagai negara tertentu sebagai bahan dasar pada pembuatan suatu makanan.

Daging sapi yang sudah di-trimming atau dihilangkan bagian lemak nya akan mengandung banyak sekali zat gizi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita dan juga merupakan sumber protein yang sangat baik.

Zat Gizi

Mempunyai nilai biologis yang tinggi, high digestible 94%, sumber omega 3 ratai panjang (DHA, EPA dan juga DPA), lemak tak jenuh, vitamin B12, niasin, vitamin B6, vitamin B5, vitamin D, riboflavin, zat besi (terserap dengan cepat dan juga baik di banding zat besi dari pangan nabati), seng, fosforus, seleniu, mengandung kadar lemak yang relatif rendah, dan juga memiliki kadar komposisi kolesterol yang sangat sesuai bagi tubuh kita.

Selain dari zat gizi di atas, daging tanpa lemak juga kaya akan sumber antioksidan dan juga senyawa bioaktif seperti taurin, karnitin, CLA atau Conjugated Linoleic Acid, carnosin, gluthathione, kreatin, dan juga kolin.

Dah yukk ahh dari pada kelamaan, langsung simak aja yukk cara menyimpan daging kurban di dalam kulkas atau freezer yang baik dan juga benar, agar daging kurban (baik daging sapi atau daging kambing) yang akan kalian simpan dapat tahan lama dan juga tidak mudah busuk! Lets goo…

Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas

1. Pisahkan Daging Dengan Jeroan nya

Cara menyimpan daging kurban yang pertama adalah dengan memisahkan antara daging dengan jeroan nya. Simpan daging dan jeroan di dalam wadah yang terpisah.

Dan disarankan untuk menyimpan nya di dalam kulkas atau freezer yang berbeda.

Apakah hal ini harus di lakukan? Dan juga apa manfaat nya jika daging dengan jeroan di simpan dalam kulkas atau freezer yang berbeda?

Nahh, hal ini di lakukan untuk menghindari suatu hal akan terjadi, yaitu kontaminasi silang. Kalian harus sangat berhati-hati kepada jeroan. Karena jeroan dapat lebih cepat rusak di bandingkan dengan daging.

2. Jangan Mencuci Daging Sebelum di Simpan

Pasti kalian sering mendengar bahwa sebelum kalian menyimpan suatu makanan, maka kalian harus mencuci nya terlebih dahulu agar terhindar dari bakteri.

Tetapi hal ini tidak berlaku untuk daging. Karena jka kalian mencuci daging sebelum di simpan, akanĀ  meningkatkan kadar air yang ada di dalam daging.

Selain dapat meningkatkan kadar air dalam daging. Mencuci daging sebelum di simpan juga dapat berpotensi menyebabkan daging akan terpapar mikroba.

Maka dari itu, sebaiknya kalian jangan mencuci daging sebelum di simpan di dalam kulkas.

3. Potong Daging Terlebih Dahulu

Sebaiknya kalian memotong daging menjadi beberapa bagian sesuai dengan kebutuhan kalian masing-masing. Jika sudah di potong, simpan daging yang sudah di potong ke dalam beberapa wadah yang berbeda.

Mengapa demikian? Karena jika kalian menyimpan nya di dalam beberapa wadah berbeda, maka kalian hanya perlu mengambil satu wadah untuk satu kali masak.

Hal ini bertujuan agar daging yang lain nya akan tetap terjaga kesegarannya.

4. Simpan di Dalam Wadah yang Bersih

Seperti yang sudah kita bahas di atas, bahwa kalian bisa menyimpan daging di dalam wadah. Tetapi kalian juga harus memperhatikan wadah yang akan kalian gunakan.

Kalian harus menggunakan wadah yang bersih dan juga dalam keadaan yang masih bagus, agar wadah bisa tertutup rapat.

Dengan menggunakan wadah yang tepat dapat membuat daging tetap terjaga kebersihan nya. Wadah yang baik juga dapat mencegah cairan yang terdapat pada daging mentah akan mengenai makanan lain yang ada di dalam kulkas.

5. Perhatikan Kondisi Kulkas atau Freezer

Selain memperhatikan wadah yang akan kalian gunakan utuk menyimpan daging, kalian juga harus memperhatikan kondisi kulkas atau freezer yang kalian gunakan.

Pastikan kulkas yang kalian gunakan dalam keadaan yang bersih. Selain itu, kalian juga harus memperhatikan bagian sudut pada kulkas.

Karena, jika kulkas yag kalian gunakan itu kotor, maka bakteri yang terdapat dalam kulkas akan mengontaminasi daging, sehingga daging yang kalian simpan akan lebih cepat membusuk.

6. Simpan Menggunakan Plastik Kedap Udara

Selain dengan menggunakan wadah, kalian juga bisa menggunakan plastik kedap udara. Tetapi kalian tidak boleh sembarangan menggunakan plastik.

Disarankan untuk menggunakan plastik vacuum. Maka dari itu kalian dapat menggunakan mesin vacuum sealer untuk memvacuum plastik tersebut dan membuat nya menjadi kedap udara.

7. Beri Label Tanggal Penyimpanan

Jika kalian memiliki stok daging yang cukup banyak Maka sebaiknya kalian tempelkan label tangal penyimpanan pada setiap wadah yang kalian gunakan.

Fungsi nya adalah sebagai pengingat, sehingga kalian bisa mengontrol waktu kadaluwarsa daging pada masing-masing wadah.

Jika kalian mengatur suhu kulkas di bawah 4 derajat celcius, maka daging yang kalian simpan dapat bertahan sekitar 4 hingga 5 hari.

Sedangkan jika kalian menyimpan nya di dalam freezer dengan suhu di bawah -10 derajat celcius, maka daging yang kalian simpan dapat bertahan lebih lama yaitu sekitar 4 hingga 12 bulan, tetapi tergantung dengan kondisi daging yang kalian simpan.

8. Hindari Memasukkan Kembali Daging yang Sudah Tidak Beku

Jika kalian sudah mengeluarkan daging beku dan kondisi suhu nya sudah cair, maka sebaiknya daging tersebut jangan di simpan kembali di dalam kulkas.

Karena hal ini dapat menyebabkan mikroba muncul lebih banyak dan akan membuat daging menjadi lebih cepat membusuk.

Itulah cara menyimpan daging di kulkas dengan benar, supaya kualitas daging yang kalian simpan tetap terjaga.

Yukk, coba kalian terapkan tips ini supaya daging kalian dapat tetap terjaga kualitasnya.

Oiya jika kalian ingin tau tips yang lain nya, kalian bisa cek pada artikel yang sebelum nya sudah saya buat Cara Menyimpan Daging Kurban.

Semoga bermafaat bagi kalian semua!

Terima kasih!

By Putri Dea

Saya adalah penulis di vagusnet.com dengan minat dan antusiasme tinggi terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam dunia IT. Dalam setiap tulisan, saya berusaha mencerminkan ketertarikan mendalam terhadap inovasi dan tren terkini yang membentuk arah perkembangan teknologi.