Cara menyimpan bahan makanan di kulkas. Kulkas merupakan penyelamat makanan agar tetap segar saat dikonsumsi dan agar awet dalam waktu yang lama. Tapi tahukah Anda? bahwa ada makanan yang tidak tahan lama atau makanan tersebut menimbulkan bau yang menyengat dan dapat terbawa ke makanan lain. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, sebaiknya Anda mengetahui cara menyimpan makanan di lemari es agar tahan lebih lama dan tidak mempengaruhi rasa makanan lain. Berikut tipsnya:

Cara Menyimpan Bahan Makanan di Kulkas

1. Buah

Menempatkan buah yang sudah dicuci di lemari es mempercepat pembusukan.- Buah-buahan tidak membutuhkan kelembaban tinggi. Jadi hindari mencuci buah sebelum memasukkannya ke dalam lemari es, karena bisa mudah rusak dan busuk. Yang terbaik adalah menempatkan buah di rak terbuka.

– Buah-buahan tertentu seperti pisang, alpukat, melon, dan jeruk tidak tahan lama di lemari es. Cukup simpan buah-buahan ini pada suhu kamar atau di luar ruangan.

Buah segar dapat disimpan di lemari es selama 1 hingga 2 minggu. Buah yang sudah dikupas hanya bisa disimpan selama 3-4 hari.

– Pisahkan buah ini khususnya dari buah lain, karena apel mengeluarkan gas tertentu yang menyebabkan buah atau sayuran cepat busuk.

– Simpan apel secara terpisah dari buah matang lainnya. Di sisi lain, Anda bisa meletakkan apel di dekat buah yang tidak terlalu matang untuk membantunya matang dengan cepat.

– Anda dapat membungkus apel dengan plastik berlubang sebelum memasukkannya ke dalam lemari es agar rasa dan tekstur apel tidak berubah.

2. Sayuran

Berbeda dengan buah, sayuran membutuhkan tingkat kelembaban yang lebih tinggi dan lebih cepat rusak daripada buah.

– Cuci sayuran hingga bersih untuk menghindari bakteri penyebab layu dan menguning. Tunggu hingga kering sebelum memasukkannya ke dalam kantong plastik berlubang atau membungkusnya dengan kertas. Apalagi dengan jamur, jamur harus dibungkus kertas, karena mudah berkeringat dalam bungkus plastik dan cepat membusuk.

– Jauhkan dari buah-buahan, bawang merah dan bawang putih untuk menghindari gas yang menyebabkan menguning.

– Taruh di rak atau laci khusus sayuran. Sayuran dapat disimpan di lemari es selama 2-3 hari.

3. Telur

Simpan telur dengan membalik ujung kecil ke bawah agar tidak rusak.

– Cuci telur untuk menghilangkan kotoran, lalu lap hingga kering.
– Simpan di tempat telur yang disertakan di lemari es dengan ujung kecil menghadap ke bawah. Ini memastikan bahwa kantong udara di atas tidak tertekan oleh berat telur sehingga tidak pecah dan membusuk.

– Telur dapat disimpan di lemari es selama 3-5 minggu.

4. Daging

Pastikan daging segar, ikan, dan unggas tetap berada di dalam bungkus plastik atau gunakan alas piring saat dibuka. Menghapus kemasan dapat meningkatkan risiko paparan bakteri.

5. Produk susu

Produk susu harus didinginkan. Kemasan sangat penting dengan produk ini.

– Untuk menyimpan susu, lebih baik menggunakan botol plastik untuk kemasan daripada kotak kardus. Bakteri lebih mudah tumbuh di kotak kardus daripada botol plastik. Jika karton susu telah dibuka, susu harus digunakan dalam waktu 7-10 hari.
– Simpan keju, yogurt, krim asam, susu, dan krim dalam kemasan. Jika sudah digunakan, jangan kembalikan dalam kemasan aslinya. Pindahkan ke mangkuk atau piring yang dilapisi plastik wrap.

– Gunakan aluminium foil khusus untuk keju bila sudah dikonsumsi. Keju keras seperti cheddar dapat disimpan selama 3-4 minggu setelah dibuka. Keju lunak seperti ricotta dapat disimpan hingga seminggu setelah dibuka.

6. Kentang

Bahan makanan yang satu ini digunakan untuk menyerap bau tak sedap dari makanan atau makanan olahan yang diletakkan di lemari es.

– Kentang sebenarnya tidak mudah disimpan di lemari es karena pati berubah menjadi gula. Simpan di tempat yang gelap dan sejuk jauh dari bawang. Jika ada pertumbuhan kecambah, itu harus segera dihilangkan.

– Untuk mengambil bau tidak sedap dari makanan atau makanan olahan dan memasukkannya ke dalam lemari es, letakkan bagian kentang secara acak di beberapa tempat di lemari es. Bagian hanya diganti dengan yang segar setiap tiga hari.

7. Tomat dan Mentimun

Pisahkan tomat dan mentimun, gas dalam tomat menyebabkan mentimun cepat busuk. Sebaiknya gunakan kertas atau koran sebagai alas atau penutup agar tomat dan mentimun selalu tetap kering dan bisa disimpan lebih lama di lemari es.

8. Kacang

Bungkus kacang dengan rapat dalam plastik sebelum memasukkannya ke dalam lemari es. Umur simpan varietas kacang yang disimpan di lemari es sangat bergantung pada varietasnya. Sebaiknya bungkus kacang dengan rapat dalam plastik sebelum memasukkannya ke dalam lemari es agar dapat bertahan hingga 3-5 hari.

9. Bawang

Jauhkan bawang dari makanan lain karena mengandung gas dan memiliki bau yang kuat. Cuci bawang bombay setelah dikupas atau diiris, lalu simpan dalam wadah plastik kedap udara sebelum dimasukkan ke dalam lemari es agar gas dan bau tidak mencemari bahan makanan lainnya. Bawang bombay dapat disimpan hingga 4 hari.

10.  Makanan Sisa

Sisa makanan yang dimasak dapat disimpan dalam wadah kedap udara dan anti bocor.

– Simpan sisa makanan dalam wadah horizontal agar lebih cepat dingin. Pastikan kedap udara dan anti bocor.

– Saat makanan sudah matang sepenuhnya, masukkan sisa makanan ke dalam lemari es dalam waktu dua jam setelah memasak.

– Jangan meletakkan makanan di dekat bahan mentah lainnya untuk menghindari paparan bakteri. Aroma bahan mentah juga bisa bersentuhan dengan makanan.

Daging sisa dapat disimpan di lemari es selama 3-4 hari.

Aturan Cara Menyimpan Bahan Makanan di Kulkas Agar Tahan Lama

Beberapa makanan perlu disimpan di lemari es agar tetap segar dan memiliki umur simpan yang lebih lama. Namun, jangan sembarangan menyimpan makanan di lemari es. Menyimpan makanan di kulkas ada aturannya lho!

Cara menyimpan makanan yang benar di lemari es
Penyimpanan makanan di lemari es yang baik dan benar tidak hanya menjaga kesegaran dan rasa, tetapi juga nutrisi yang dikandungnya.

Di sisi lain, jika Anda menyimpan makanan secara sembarangan di lemari es, tidak menutup kemungkinan makanan tersebut justru akan cepat rusak dan berdampak negatif bagi kesehatan.

Untuk memastikan bahwa makanan Anda memiliki umur simpan yang lebih lama di lemari es, beberapa aturan harus diperhatikan.

1. Perhatikan Suhu Lemari Es

Penting untuk memperhatikan suhu lemari es sebelum menyimpan makanan di dalamnya. Pastikan lemari es Anda bersuhu 5 ° C atau kurang untuk mencegah bakteri berbahaya tumbuh pada makanan.
Untuk menentukan suhu yang tepat, Anda dapat menggunakan termometer kulkas.

Cek suhu secara rutin minimal seminggu sekali di pagi hari. Selain itu, untuk menjaga suhu lemari es tetap stabil, pastikan pintu lemari es selalu tertutup rapat. Jangan biarkan pintu lemari es terbuka terlalu lama. Jangan terlalu banyak menyimpan makanan di lemari es karena kebiasaan ini dapat membatasi sirkulasi udara di dalam lemari es.

Akibatnya, makanan tidak lagi segar atau cepat basi. Jika lemari es sudah penuh, turunkan suhu agar suhu di dalam tetap dingin. Selain itu, jangan langsung memasukkan makanan panas ke dalam lemari es, karena dapat meningkatkan suhu lemari es. Anda harus menunggu makanan/minuman dingin.

2. Simpan Makanan Berdasarkan Jenisnya

Kulkas memiliki beberapa rak. Setiap rak idealnya diatur sesuai dengan jenis makanannya. Jadi jangan mencampurkan satu jenis makanan dengan makanan lainnya.

Misalnya, simpan makanan siap saji seperti keju, yogurt, daging matang, dan sisa makanan di rak atas dan tengah. Sedangkan sayuran/buah-buahan di bagian bawah.

Makanan seperti daging mentah, ikan dan unggas harus disimpan dalam wadah tertutup (kedap udara) di area freezer. Selain itu, hindari menyimpan telur di balik pintu lemari es karena dapat merusaknya. Ya, pintu kulkas biasanya dibuka dan ditutup sepanjang hari.

Nah, kondisi ini menyebabkan telur mengalami perubahan suhu saat membuka dan menutup. Oleh karena itu, agar telur Anda tetap segar dan tahan lama, Anda harus memasukkannya ke dalam lemari es, yang suhunya jauh lebih stabil.

3. Bersihkan Kulkas Secara Teratur

Bersihkan lemari es Anda secara teratur, terutama pegangan, rak, dan kompartemen penyimpanan. Namun, sebelum membersihkannya, Anda harus mengeluarkan semua makanan/minuman dari lemari es.

Cuci semua permukaan secara menyeluruh dengan cairan pembersih khusus dan kemudian bilas sampai bersih. Kemudian keringkan permukaan lemari es secara menyeluruh dengan kain bersih. Jangan pernah menggunakan deterjen yang justru dapat merusak lemari es.

Periksa semua makanan di lemari es Anda setidaknya seminggu sekali. Pastikan tidak ada makanan dan minuman yang kedaluwarsa atau tidak dapat dimakan di dalam lemari es.

By Azzahra Dinda Saputri

Sebagai penulis di vagusnet.com, setiap tulisan yang saya hasilkan adalah upaya eksplorasi dalam dunia teknologi, khususnya di bidang IT. Penulisan bagi saya adalah sarana untuk merinci, merangkai, dan menyampaikan makna dari setiap peristiwa dan perkembangan terbaru.