Pada artikel ini akan membahas salah satu olahan mie yaitu cara membuat martabak mie mini. Martabak mie adalah te makanan yang dicampur telur dan digoreng dengan mentega atau minyak goreng.
Siapa nih yang suka dengan mie? Bisa dipastikan bahwa sebagian besar dari kita menyukai masakan mie. Bicara mengenai mie, pernahkah terlintas di pikiranmu kapan mie dibuat? Siapa pembuat mie pertama kali dan dari mana mie berasal pertama kali?
Sejarah Penemuan Mie
Sejarah atau penemuan mie sampai saat ini masih menjadi perdebatan di kalangan masyarakat dunia. Beberapa pendapat menyebutkan bahwa mie pertama kali dibuat wilayah Mediterania. Sedangkan beberapa pendapat lain menyebutkan jika mie pertama kali berasal dari Timur Tengah. Bahkan, beberapa pendapat juga menyebutkan jika mie asalnya dari negeri Tirai Bambu, China.
Pada tahun 2005 arkeolog menemukan jika mie berasal dari Dinasti Han Timur sekitar abad 2 Masehi. Arkeologi atau ilmu yang mempelajari kebudayaan manusia pada masa lampau menemukan adanya mie tertua di China dengan usia sekitar 4.000 tahun. Beberapa bukti sejarah menyebutkan jika China kuno menjadi salah satu bangsa pertama yang menghasilkan atau menciptakan mie.
Para ahli menyebutkan jika Mie terus berkembang dan tersebar luas di beberapa negara Asia termasuk Jepang, Korea dan sekitarnya. Mie juga tersebar luas ke daratan Eropa oleh pedangang zaman dulu.
Di berbagai negara di dunia, mie juga terus mengalami perkembangan sesuai dengan wilayah masing-masing.Mengenai mie, ada banyak macam mie yang bisa kita temukan di dunia dengan cita rasa yang berbeda antara satu dengan lainnya.
Tak hanya cita rasanya yang berbeda, bentuk dan tekstur mie dari satu negara dengan negara lainnya juga tak sama.Mie juga sering diolah menjadi berbagai jenis makanan, seperti sup mie, mie goreng, martabaak mie dan masih banyak lagi.Martabak mie merupakan hidangan dari Indonesia.
Martabak mie sendiri memiliki rasa yang enak dan lezat untuk dimakan. Biasanya martabak mie dimakan bersama nasi atau sebagai camilan yang dicocol dengan sambal/mayonnaise. kebanyakan orang Indonesia menggunakan mie instan daripada mie mentah utuk membuat martabak mie
Masih banyak lagi jenis kreasi martabak mie yang lezat, gurih, dan praktis dengan harga bahan yang murah. Tapi pada artikel ini hanya membahas tentang pembuatan martabak mie. Berikut cara membuat martabak mie mini dengan harga murah :
Cara Membuat Martabak Mie Mini
1. Martabak Mie Mini
Bahan :
- Mie instan bungkus mi instant beserta bumbunya, remas, rendam air hangat (tergantung dari berapa banyak yang anda ingin buat)
- 4 butir telur ayam, kocok lepas
- 1-2 buah daun bawang, iris tipis dan buah wortel, serut, seduh air panas
- 1 sdt lada bubuk dan kaldu bubuk
- 2 siung bawang putih dan bawang merah
- 2-3 buah sosis, iris serong untuk topping
Cara membuat martabak mini :
- Haluskan bawang putih dan bawang merah, sisihkan.
- Masukan kocokan telur, lada bubuk, kaldu bubuk dan bumbu mi instant ke dalam satu wadah. Aduk rata.
- Tambahkan mie, wortel dan irisan daun bawang ke dalam campuran telur dan bumbu. Aduk rata.
- Panaskan snack maker dan margarine.
- Masukan sesendok adonan kedalam snack maker, letakkan potongan sosis di atasnya. Masak hingga matang
- Masak hingga adonan habis, sajikan dengan saus sambal.
2. Martabak Mie Mini dengan Keju
Bahan :
- 2 bungkus mie instan
-
2 butir telur
-
Keju parut (me:karft)
-
Saos
Cara Membuat Martabak Mie Mini dengan Keju :
- Pertama rebus mie,jangan terlalu matang angkat dan tiriskan.
- Parut keju,sisihkan.
- Kocok lepas telur,kemudian masukan mie,dan bumbu,kemudian masukan keju,aduk rata.
- Panaskan wajan martabak mini,beri sedikit minyak,ambil satu sendok makan mie yang telah dicampur telur dan keju,masak,setelah warna kecoklatan,balik,kalau udah matang angkat dan tiriskan.
- Tata dipiring saji,beri taburan keju parut dan saus,rasanya gurih dan kriuk.
Demikianlah artikel tentang Cara membuat martabak mie mini. Tentu masih terdapat banyak kekurangan karena keterbatasan kami baik itu berupa pengetahuan maupun yang lainnya mohon dimaafkan.
Mie instan sebenarnya tidak berbahaya, asal tahu takaran dan kapan waktu yang pas untuk mengonsumsinya. Bukankah segala hal yang dilakukan secara berlebihan memang selalu tidak baik?
Sekian dari kami dan Terimakasih.
Saya adalah penulis di vagusnet.com, dengan hasrat yang besar terhadap perkembangan teknologi, khususnya di dunia IT. Dalam setiap tulisan, saya mencerminkan minat mendalam terhadap inovasi dan tren terkini yang membentuk landskap teknologi modern.