Cara membuat es krim buah mangga, buah yang punya banyak penggemar ini memang selalu mengundang selera orang untuk menyantapnya.

Apalagi cara membuat es krim kulit pisang di dalam buah mangga mengandung vitamin C tinggi yang baik untuk tubuh serta memperlancar proses pencernaan.

Buah mangga juga dapat menangkal berbagai macam penyakit, seperti kanker. Hal ini karena jurnal Functional Foods in Health and Disease menyebutkan bahwa mangga kaya akan vitamin serta antioksidan termasuk vitamin B, C, E dan beta-karoten, alkaloid, flavonoid, dan senyawa polifenol.

Jenis mangga sangat beragam, mulai dari yang manis, sedikit asam, bertekstur lembut, sampai yang mempunyai serat.

 

Berikut Cara membuat Es Krim Buah Mangga

 

cara membuat es krim buah mangga

Cara Membuat Es Krim Buah Mangga Enak

Bahan:

  • 3 buah mangga matang, iris kecil 375 ml susu cair
  • 200 ml krim kental
  • 100 gram gula pasir

Bahan pelengkap:

  • Potongan mangga segar
  • Daun mint

Cara Membuat:

  1. Siapkan blender dan tambahkan potongan mangga, susu, krim kental, dan gula. Anda bisa menggunakan produk mesin es krim.
  2. Aduk hingga rata dan lembut.
  3. Tuang ke dalam wadah bersih dan tata bagian permukaannya agar rata. Masukkan ke dalam freezer dan dinginkan selama 2-3 jam hingga beku.
  4. Keluarkan dari freezer dan mixer kembali adonan es krim hingga lembut. Ulangi proses ini sampai 2-3 kali hingga adonan lembut.
  5. Sajikan dalam gelas saji dan taburan topping sesuai selera. Nikmati

Klik tautan ini: Mengolah durian yang tidak manis

 

Macam Macam Buah Mangga

 

cara membuat es krim buah mangga

1. Mangga Gedong Gincu

Mangga gedong gincu berasal dari Cirebon yang berwarna kuning kemerahan. Ukuran buahnya kecil dan lonjongSelain di Cirebon, gedong gincu juga terkenal di Indramayu. Dari segi rasa, gedong gincu asal Indramayu dikenal lebih manis. Sayangnya, ukuran gedong gincu asal Indramayu lebih kecil sehingga kurang diminati.

2. Mangga Arumanis

Gadung atau arumanis merupakan salah satu buah kebanggaan Probolinggo. Mangga ini berbentuk lonjong dengan ujung meruncing.

Sesuai namanya, mangga ini memang memiliki aroma harum dan rasanya manis. Kulit buah berwarna hijau, tekstur dagingnya lembut, dan tahan lama. Harganya sekitar Rp 14 ribu per kilogram.

3. Mangga Manalagi

Mangga manalagi memiliki rasa perpaduan antara mangga arumanis dan golek. Ukuran buahnya lebih kecil dari mangga golek.

Ciri khas mangga manalagi adalah dagingnya yang tebal, padat, dan berserat. Manalagi ini termasuk mangga yang tahan lama paska pemetikan dari pohon. Mangga manalagi dibandrol sekitar Rp 15 ribu per kilogram

4. Mangga Apel

Disebut mangga apel karena bentuknya bulat seperti buah apel. Mangga asal Singapura ini berwarna hijau kemerahan.

Ada dua jenis mangga apel, yakni merah dan hijau. Mangga apel hijau memiliki rasa asam dan cocok sekali untuk rujak. Sedangkan, yang merah beraroma sangat harum dan tekstur dagingnya sangat halus.

5. Mangga Madu

Jika Anda ingin mencoba rasa manis mangga selain manalagi, memilih jenis madu bisa menjadi alternatif baru. Saat masak, mangga madu memiliki kulit yang berwarna kuning cerah dan merata.

Jika dilihat sekilas, mangga madu akan lebih mirip dengan mangga manalagi lantaran memiliki ukuran yang cenderung sama. Tak hanya di Indonesia, kini mangga madu pun juga memiliki penggemar hingga ke luar negeri.

4. Mangga Golek

Golek merupakan sebuah kata berasal dari bahasa Jawa yang memiliki arti ‘mencari’. Hal ini terinspirasi dari keunikan serta kebiasaan orang yang setelah makan mangga golek akan senantiasa memiliki keinginan untuk mencarinya kembali.

Berbeda dengan jenis mangga yang lain, macam-macam buah mangga yang satu ini cenderung berbentuk lonjong memanjang dengan warna kekuningan jika telah matang. Saat dipotong, daging buahnya pun akan berwarna oranye segar.

5. Mangga Lalijiwo

Macam-macam buah mangga yang selanjutnya adalah mangga lalijiwo. Mangga dengan nama ilmiah Mangifera lalijiwa ini dapat ditemui dengan mudah di daerah Semarang hingga Yogyakarta.

By Rafika Anatasya

Sebagai penulis di vagusnet.com, setiap tulisan yang saya hasilkan adalah perjalanan eksplorasi dalam dunia teknologi, khususnya di bidang IT. Penulisan bagi saya adalah sarana untuk merinci, merangkai, dan menyampaikan makna di balik setiap peristiwa dan perkembangan terbaru.