Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan cara membuat bakso udang dengan enak dan mudah. Namun, tahukah kamu apa itu bakso bakso udang?? Mari kita simak…
Bakso dalam bahasa Hokkien berarti daging giling yang sebenarnya merujuk kepada daging babi. Namun, di Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim, sebut Ken Woystiek, Instruktur Chef Masakan Asia di Culinary Institute of America’s St. Helena, California, bakso lebih umum dibuat dari daging sapi, ayam, atau ikan, bahkan udang. Di Indonesia, lanjutnya, bakso berkembang di lingkungan multikultural sehingga memiliki banyak varian. “Ini benar-benar masyarakat multikultural, jadi ada banyak variasi, terutama [jenis] daging bakso yang berubah,” papar Woystiek dikutip dari DailyNews (18 November 2010).
Ada kemungkinan cara membuat bakso udang di Indonesia tak hanya terpaut dengan Cina. Woystiek memperkirakan, ada pula pengaruh dari bangsa Belanda yang pernah menjajah wilayah ini selama berabad-abad. Belanda dan sejumlah negara Eropa lainnya memiliki jenis makanan yang mirip dengan cara membuat bakso udang, yakni meatball, dan biasa disajikan bersama mi dengan saus kental serta pasta. Seporsi bakso biasanya terdiri dari mi kuning, bihun, sawi, tahu, kuah kaldu panas, dan beberapa butir bakso itu sendiri. Namun, terdapat aneka jenis bakso dari berbagai daerah di Indonesia yang masing-masing punya kekhasan tersendiri.
Cara Membuat Bakso Udang yang Kenyal Super Enak
Bahan bakso:
- 500 gr udang kupas
- 5 sdm tepung tapioka
- 4 siung bawang putih
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt merica
- 4 batang daun bawang, potong-potong
- kaldu bubuk secukupnya
- bawang goreng, sebagai taburan
Cara membuat:
- Jangan buang kepala dan ekor udang. Tumis dengan sedikit minyak bersama bumbu bawang putih hingga berubah kemerahan. Lalu rebus kepala udang untuk kaldu. Saring kuah kaldu.
- Blender halus bawang putih dan udang hingga halus. Campurkan dengan tepung, merica dan garam. Aduk rata.
- Rebus air dan buat bulat-bulat, masak hingga bakso mengapung.
- Rebus air dan masukkan kaldu bubuk. Campur dengan kaldu udang.
- Siap sajikan deh dengan bakso udang, potongan daun bawang dan taburan bawang goreng.
Manfaat Bakso Udang Bagi Kesehatan
1. Mencegah kanker
Setiap 85 gram udang kukus dapat mencukupi 48 persen dari jumlah selenium harian tubuh. Kekurangan selenium telah dikaitkan dengan berbagai jenis kanker, termasuk kanker prostat. Para peneliti di Institute of Food Research (IFR) mengungkapkan bahwa kombinasi sulforaphane dan selenium meningkatkan kekebalan tubuh akan kanker sebanyak 13 kali lipat. Makanan yang kaya akan suforaphane antara lain adalah brokoli, kubis, dan sayuran hasil silangan lainnya. Di samping mencegah kanker, selenium juga mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit dan infeksi.
2. Menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku
Sampo dan lotion yang paling mahal sekalipun tak akan berguna bagi rambut dan kulit Anda tanpa asupan protein yang cukup. Protein merupakan bagian yang terkandung dalam tiap jaringan sel hidup dan udang adalah sumber yang sangat kaya akan mineral tersebut. Kadar kalorinya pun cukup rendah sehingga sangat cocok dengan diet yang Anda jalankan.
3. Mencegah anemia
Udang mengandung 21 persen vitamin B12, yang merupakan nutrisi penunjang produksi sel darah merah sehingga dapat membantu mencegah penyakit anemia. Vitamin B12 itu juga membantu pembuatan DNA, material genetis yang terdapat pada tiap sel. Hal ini akan membuat metabolisme protein, karbohidrat, dan lemak dalam sel tubuh berlangsung sempurna.
4. Meningkatkan energi
Kelelahan dan merasa lemas? Gejala tersebut merupakan indikasi kurangnya kadar zat besi dalam tubuh. Udang sangat kaya kandungan zat besinya. Dengan mengonsumsi hasil laut tersebut, maka asupan zat besi, yang merupakan nutrisi penting dalam pembentukan energi akan terpenuhi. Energi yang akan diperoleh juga tidak akan berlebih karena kalori yang dikandungnya tidak tinggi.
5. Menguatkan tulang
Hewan yang termasuk dalam kelas Crustacea ini memiliki kandungan fosfor dalam tubuhnya. Kalsium dan fosfor adalah dua zat yang akan bekerja bersama-sama membentuk tulang dan gigi yang kuat. Dalam mengonsumsi udang, sebaiknya dimakan bersama kulitnya karena kulit udang mengandung “glucosamine” yang bermanfaat untuk membantu pembentukan tulang rawan pada persendian tulang. Penipisan atau kerusakan pada tulang rawan akan mengakibatkan nyeri yang hebat pada persendian, yang biasa disebut sebagai pengapuran.
6. Membantu memroses lemak
Niasin (vitamin B3) yang terkandung dalam udang dapat membantu pemrosesan lemak, karbohidrat, dan protein menjadi energi untuk tubuh. Niasin juga berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah kulit bersisik.
7. Mengurangi resiko depresi
Sama seperti ikan, udang juga mengandung asam lemak esensial, omega-3. Penelitian telah menunjukkan bahwa omega-3 dapat memberikan perlindungan kuat terhadap depresi dan dapat membantu meningkatkan mood untuk mereka yang tengah menderita gangguan tersebut. Selain itu, omega-3 dapat meningkatkan kecerdasan otak.
8. Menyehatkan saluran prostat
Asupan zinc atau seng yang dibutuhkan oleh tubuh relatif sedikit, yakni 10-15 mg setiap harinya. Dengan memakan udang, kebutuhan tubuh akan zat tersebut akan terpenuhi. Dan, dengan terpenuhinya zinc dalam tubuh kita, maka pertumbuhan sel kanker prostat akan diperlambat.
9. Menjaga kesehatan kelenjar tiroid
Udang dapat berkontribusi pada kesehatan kelenjar tiroid dengan kandungan tembaga yang dimilikinya. Tiroid yang sehat dapat meningkatkan aktivitas sel dan mengatur metabolisme dalam tubuh dengan baik.
10. Menstabilkan kadar gula dalam darah
Makanan laut yang nikmat ini juga merupakan sumber magnesium yang baik. Studi terbaru menyatakan bahwa magnesium dapat membantu mencegah berkembangnya diabetes tipe kedua.
Efek Samping Mengkonsumsi Bakso Udang
1. Menyebabkan sariawan
Jika kita cermati, kebanyakan bakso yang dijual memiliki kandungan penyedap rasa atau MSG yang cukup tinggi. Masalahnya adalah kandungan MSG ini bisa menyebabkan datangnya sariawan karena mengiritasi gusi atau rongga mulut jika terlalu sering dikonsumsi.
2. Menyebabkan gangguan pencernaan
Meskipun kita sangat suka dengan bakso, bukan berarti kita bisa dengan sembarangan mengonsumsinya. Jangan memilih penjual bakso yang terlihat tidak higienis atau berada di tempat yang penuh dengan kotoran atau sering terpapar debu. Jika kita makan di tempat tersebut, besar kemungkinan kita akan lebih rentan terkena gangguan pencernaan seperti diare atau sakit perut.
3. Bisa menyebabkan penurunan nafsu makan
Meskipun bisa membuat rasa makanan menjadi lebih lezat, jika kita sering terpapar MSG dengan berlebihan, maka lidah pun akan menganggap makanan tanpa MSG kurang lezat sehingga akan menurunkan nafsu makan. Kita pun menjadi tidak suka dengan makanan sehat seperti sayur dan buah. Padahal, makanan sehat ini sangat dibutuhkan tubuh untuk menjaga kondisi tubuh secara keseluruhan.
4. Waspada boraks dan bahan kimia berbahaya lainnya
Meskipun tidak semua penjual bakso menggunakan boraks atau bahan kimia dalam produknya, dalam realitanya masih ada sebagian penjual makanan ini yang memakainya karena bisa membuat bakso lebih tahan lama. Padahal, boraks bisa menyebabkan kerusakan hati dengan signifikan.
Keberadaan boraks juga bisa menyebabkan kerusakan pada usus, tepatnya dalam hal menyebabkan luka pada organ ini. Selain itu, boraks dan formalin juga telah terbukti mampu menyebabkan kerusakan saraf otak. Kita pun akan lebih rentan terkena gangguan memori dan kognitif akibat sering mengonsumsinya.
5. Hipertensi
Penggunaan MSG dalam jumlah yang banyak di dalam bakso bisa mempengaruhi tekanan darah di dalam tubuh dengan signifikan. Jika kita terlalu sering mengonsumsinya, maka risiko untuk terkena hipertensi pun akan meningkat. Padahal, hipertensi bisa menyebabkan gejala kesehatan lain yang lebih serius.
6. Penyakit jantung
Mengingat terlalu sering makan bakso bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah, maka risiko untuk terkena penyakit jantung pun bisa meningkat dengan signifikan.
7. Kanker
Terlalu sering mengonsumsi bakso juga akan menyebabkan datangnya kanker. Hal ini sesuai dengan penelitian yang menyebutkan bahwa kebiasaan mengonsumsi daging olahan atau daging merah memang bisa memicu pertumbuhan sel-sel kanker.
8. Kegemukan
Bakso termasuk dalam makanan dengan kadar kalori yang sangat tinggi. Mengonsumsinya tentu akan membuat asupan kalori menjadi berlebihan dan akhirnya membuat berat badan naik. Apalagi jika kita tergolong dalam orang-orang yang jarang berolahraga atau tidak aktif bergerak, risiko terkena kegemukan pun akan menjadi semakin besar.
Melihat fakta-fakta ini, sebaiknya memang kita tidak sering-sering makan bakso. Konsumsilah dalam jumlah dan frekuensi yang wajar. Selain itu, pastikan bahwa bakso yang dijual higienis dan tidak memiliki kandungan bahan kimia berbahaya.
Saya adalah penulis di vagusnet.com dengan minat dan antusiasme tinggi terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam dunia IT. Dalam setiap tulisan, saya berusaha mencerminkan ketertarikan mendalam terhadap inovasi dan tren terkini yang membentuk arah perkembangan teknologi.