Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang Tips Memipil Jagung yang Benar dan Tepat. Kuy langsung simak penjelasan berikut ini,
Mesin pemipil jagung adalah salah satu mesin yang dipakai untuk memisahkan jagung dari bonggolnya. Mesin ini bekerja dengan menggunakan bahan bakar berupa bensin ataupun solar.
Namun, tergantung dari masing-masing mesin yang dipakai juga. Mesin pemipil jagung diciptakan dengan tujuan untuk memipil jagung.
Alat ini dilengkapi dengan hopper (bak pemasukan) yang berguna untuk memasukan jagung dengan kapasitas yang besar bahkan bisa mencapai 5 kg. Material pembuatnya terbuat dari galvalum agar tidak mudah berkarat jadi kebersihan jagung akan tetap terjaga.
Tips Memipil Jagung dengan Mesin
- Pertama-tama, nyalakan motor bakar bensin pada mesin pemipil jagung.
- Kedua, masukkan tongkol jagung ke dalam hopper mesin pemipil.
- Ketiga, biarkan mesin ini bekerja untuk memipil jagung secara otomatis.
- Kemudian, biji yang telah terpisah dari tongkolnya otomatis akan jatuh ke dalam wadah penampungan biji. Namun, untuk tongkol jagungnya akan jatuh ke dalam wadah penampungan tongkol.
- Terakhir, masukkan mesin saat telah selesai dipakai dan bersihkan dari sisa kotoran bekas pipilan jagung.
Ketika motor bensin dinyalakan, maka pulley yang terhubung dengan motor akan ikut berputar. Putaran inilah yang kemudian akan diteruskan ke poros pemipil dengan menggunakan v-belt.
Putaran pulley pemipil ini kemudian diteruskan ke poros blower dengan rasio pulley yang lebih kecil agar putaran blower lebih cepat sibanding putaran pemipil.
Jagung yang ada di dalam hopper nantinya akan turun ke bawah sebab getaran dari mesin pemipil. Jagung-jagung ini akan jatuh ke tabung mesin pemipil dan akan dipisahkan bijinya oleh mata pemipil dengan sudut kemiringan kurang lebih 19 °.
Mata pemipil ini akan secara otomatis menyortir tongkol jagung lalu memindahkannya ke bagian output, dan biji serta tongkol jagung akan terpisah sebab adanya filter atau saringan di bagian bawah tabung.
setelah itu, biji jagung akan masuk ke dalam bak penampungan biji jagung, tetapi sebelum memasuki bak penampungan biji, jagung yang terdapat kotoran, akan dihisap oleh blower sehingga biji jagung yang keluar akan dalam keadaan bersih.
Tips Memipil Jagung Manual

- Kuliti Jagung dan Bersihkan Rambutnya
Terdapat 2 macam jagung yang dijual di pasaran, yaitu jagung utuh dan jagung pipil. Apabila Anda membeli jagung yang utuh, maka kuliti terlebih dulu jagung tersebut dan bersihkan rambut jagungnya.
Setelah iru, baru potong bonggol di bagian bawah jagung jika masih ada. selesai dibersihkan dari rambut, kemudian cuci jagung di bawah air mengalir dan tiriskan.
-
Pisau yang Digunakan Tajam
Memipil jagung juga membutuhkan pisau yang tajam. Karena, pisau yang kurang tajam tidak akan bisa untuk memipil jagung hingga tuntas dan hasil pipilan jgung juga tidak akan rapi. Oleh sebab itu, asah terlebih dahulu pisau sebelum dipakai untuk memipil jagung.
-
Gunakan Loyang Tulban
Memipil jagung juga dapat dilakukan secara vertikal di atas alas datar, seperti talenan. Namun, supaya proses pemipilan jagungnya berlangsung rapi dan bijinya tidak berhamburan, maka Anda bisa menggunakan loyang tulban untuk memipil jagung.
Caranya adalah pertama, posisikan jagung di bagian tengah loyang yang menonjol yang terdapat lubang kecil. Posisi loyang tulbannya juga harus seperti saat akan dituang adonan, bukan terbalik.
Sehingga , jagung bisa berdiri secara stabil, barulah bisa mulai memipil dengan pisau secara vertikal. Jadi akan secara otomatis, biji jagung akan langsung masuk kedalam loyang.
Apabila tidak ada loyang tulban, maka Anda dapat memakai 2 mangkuk berukuran kecil dan besar. Namun, pastikan juga mangkuk kecil tersebut dapat ditelungkupkan dalam mangkuk besar. Setelah itu, barulah letakkan jagung di atas mangkuk kecil dengan posisi berdiri, dan bisa mulai memipil jagung dengan pisau tajam.
-
Potong Jagung menjadi 2
Apabila tidak ada loyang tulban atau mangkuk kecil-besar, Anda masih tetap dapat memakai talenan dengan cara yang rapi. Caranya, pertama potong jagung menjadi dua terlebih dahulu, lalu bisa mulai memipil jagung.
Untuk hasil pipilan jagung memang akan berserakan di atas talenan, tetapi jumlahnya tidak akan terlalu menyebar seperti saat memipil jagung utuh.
Sebagai penulis di vagusnet.com, tulisan-tulisan saya mencerminkan perjalanan eksplorasi dalam dunia teknologi, khususnya di bidang IT. Saya berkomitmen untuk merinci, merangkai, dan menyampaikan makna di balik setiap peristiwa dan perkembangan terbaru.