Salah satu jenis ternak yang bisa dikembangkan sekaligus menjadi bisnis yang menguntungkan di Indonesia merupakan domba. Bisnis ternak domba bisa dijadikan pilihan agribisnis untuk meningkatkan pemasukan.
Sebelum mendalami dunia bisnis ternak domba lebih jauh, ada perlu hal yang harus diketahui tentang bisnis ternak domba. Nah untuk memulai bisnis ternak domba ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memulai bisnis ini, terutama dengan biaya kandang domba.
Tips Bisnis Ternak Domba
1. Manajemen Kandang Domba
Salah satu studi menyebutkan jika pengelolaan limbah peternakan yang maksimal bisa membantu proses pemutusan siklus penularan penyakit dalam hewan ternak. Oleh sebab itu, manajemen kandang yang baik diperlukan dalam bisnis ternak domba.
Salah satu jenis kandang yang baik untuk domba adalah kandang dengan desain panggung. Kandang ini mempunyai desain yang membuat kotoran ternak langsung turun ke bak penampungan yang ada di bawah kandang.
Hal ini bisa memudahkan peternak untuk mengambil kotoran tanpa mengganggu hewan ternaknya. Peternak juga perlu memperhatikan kebersihan dan kemanan kandang agar hewan ternak yang dipelihara tidak tertular penyakit atau infeksi.
Untuk biaya pembangunan kandang sendiri tergantung dengan beberapa hal termasuk dalam berapa jumlah hewan yang akan diternakkan. Nah sebagai gambaran Anda bisa menyiapkan modal sekitar 4 juta untuk membangun kandang domba ini. Namun perlu Anda ketahui untuk biaya kandang domba ini mungkin perlu menambahkan biaya cadangan jika ada keperluan yang mungkin akan menghabiskan lebih dari 4 juta.
2. Pemberian Makan
Salah satu cara bisnis domba dan kambing bisa berhasil adalah dengan memberikan pakan yang maksimal, baik dari segi kuantitas ataupun kualitas. Peternak perlu memilih pakan dengan nutrisi yang tinggi dan jelas kualitasnya agar ternak tetap terjaga kesehatan dan tidak mengganggu produktivitasnya.
Umumnya, peternak akan memilih pakan yang musah didapat untuk hewan ternak, seperti rumput atau hijau-hijauan yang ada di sekitar. Dalam memberikan pakan hijauan, pakan rumput ini juga bisa Anda olah dengan mesin chopper rumput yang bisa memudahkan hewan ternak untuk mengkonsumsi pakan tersebut.
Memberi pakan domba yang berkualitas bisa membantu domba untuk cepat gemuk dan bisa meningkatkan bobot dari domba.
3. Pemilihan Bibit Domba
Bibis adalah salah satu faktor penting yang harus diperhatikan oleh peternak. Pemilihan bibit domba perlu dilakukan agar tidak berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan keturunan domba yang dihasilkan.
Ada beberapa syarat yang harus diperhatikan dalam memilih bibit domba:
A. Syarat Induk
- Tidak terlalu gemuk dan tidak cacat
- Kaki lurus dan kuat
- Domba normal dan simetris
- Dianjurkan untuk memilih calon induk dari keturunan kembar
B. Syarat Pejantan
- Aktif dan besar nafsu kawin
- Sehat dan tidak cacat
- Dada dalam, kaki lurus, tegak dan kuat
- Penampilan gagah, tumit tinggi
- Buah zakar normal dengan jumlah 2 dan sama besar
4. Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
Sebagai calon pengelola usaha domba sudah sewajarnya untuk Anda mengetahui pengetahuan tentang kesehatan hewan ternak, terutama pada penyakit yang biasanya menyerang domba diantaranya sakit mata, kudis, cacingan, kembung perut dan mencret.
Dengan pengetahuan lebih Anda bisa mengatasi dan mencegah agar domba tidak terkena penyakit tersebut. Dalam menjalankan usaha ternak kambing atau domba pun diperlukan keseriusan dan konsistensi untuk memberikan pemeliharaan ekstra pada hewan ternak.
Sebab jika hewan ternak merasa senang makan bisa membuat hewan ternak semakin berkualitas dan tidak mudah terkena penyakit. Selain itu membersihkan kandang ternak juga bisa membantu domba agar tidak mudah terkena penyakit ataupun virus yang bisa menular ke domba lainnya.