Pada artikel ini akan dibahas proses pembuatan gula dari tebu yang bisa dibuat sendiri di rumah.

Gula adalah salah satu bahan makanan pokok orang Indonesia. Jika dirata-ratakan orang Indonesia mengkonsumsi gula sebanyak 12 – 15 kg per tahun.

Dengan bertambahnya jumlah penduduk, maka kebutuhan akan gula akan semakin meningkat pula. Di Indonesia, kebanyakan gula yang dikonsumsi sehari – hari didominasi oleh gula tebu.

Bagi penduduk di daerah pedesaan Jawa tentu sudah tidak asing dengan Tebu ini. Tanaman ini adalah jenis tanaman semusim yang dipanen atau ditebang satu tahun sekali.

Jika kita perhatikan sekarang ini, produksi gula saat ini sudah jauh lebih baik jika dilihat dari segi kualitas maupun kuantitasnya kalau dibandingkan sama produksi gula waktu belum adanya mekanisasi.

Tapi meskipun gitu, bukan berarti kita tidak bisa produksi gula sendiri loh, kita bisa kok, bahkan kita bisa bikin gula sendiri di rumah.

Jadi kalau sudah begini kita bisa memproduksi gula buatan kita sendiri dan bahkan bisa juga kita pasarkan, yang penting asalkan ada niat dan kemauan pasti bisa.

Proses Pembuatan Gula dari Tebu

pembuatan gula dari tebu

Berikut ini proses pembuatan gula dari tebu

1. Penyadapan Air Nira

Proses pertama yang harus kita lakukan itu adalah penyadapan air nira dari tebu. Karena air nira inilah yang menjadi bahan baku utama dalam pembuatan gula pasir.

Penyadapan air nira ini kita lakukan dua kali, yaitu pada pagi dan sore hari. Kalau untuk tahap awal pembuatan, disarankan sebaiknya jangan langsung banyak dulu, paling tidak kita bisa coba 1-2 liter air nira.

Nanti kalau sudah berhasil baru ke depannya bisa produksi lebih banyak lagi.

2. Pemasakan Air Nira

Air nira yang sudah kita sadap tadi sebaiknya langsung segera dimasak dengan cara dipanaskan selama 5-6 jam.

Jika air niranya itu  didiamkan terlalu lama, nanti malah berubah jadi arak dan tidak akan bisa diproses jadi gula.

Proses pemasakan air nira ini dilakukan sampai air niranya mengental dan warnanya cokelat kekuningan. Waktu proses pemasakannya harus diperhatikan, air niranya ini harus di saring untuk membuang kotorannya.

Saat proses pemasakan air nira, proses tersebut bisa dihentikan ketika air niranya sudah mulai mengental menyerupai dodol.

Lalu, adonan niranya itu diangkat dari tungku perapian untuk selanjutnya lakukan proses pengadukan atau pengkristalan.

3. Pengkristalan

Tahap selanjutnya yaitu proses pengkristalan, tujuannya yaitu untuk membuat adonan niranya itu jadi berupa butiran-butiran gula kristal.

Jadi, adonan gula yang telah mengental tadi, lakukan proses pendinginan, kemudian masukkan ke dalam sebuh mesin pembuat gula untuk bisa dilakukan pengadukan biar jadi kristal.

Proses ini dilakukan kurang lebih memakan waktu 1 jam, pokoknya sampai adonan gulanya itu menjadi butiran-butiran halus yang merupakan gula pasir organik.

4. Pengayakan

Pada saat adonan gulanya sudah mulai terbentuk menjadi butiran-butiran gula, maka selanjutnya yaitu penyaringan gula dengan kawat ayakan yang dibuat dari stainless steel, tujuannya agar bisa mendapatkan gula kristal dengan ukuran yang sama besarnya.

5. Pengemasan dalam Pembuatan Gula dari Tebu

Tahap terakhir itu pengemasan. Gula pasir yang sudah jadi bisa segera dikemas dalam wadah kaca atau plastik, yang penting harus kering dan tertutup rapat.

Jika ingin dijual, hasil produksi gulanya itu sebaiknya dikemas dengan kemasan yang menarik biar bisa menarik perhatian konsumen.

Nah itulah proses pembuatan gula dari tebu ala rumahan. Selamat Mencoba.