Terima kasih telah berkunjung!!! artikel ini berisi tentang Usaha Mengurangi Limbah Rumah Tangga Yang Bisa Dilakukan. Siapa tahu setelah membaca artikel ini anda bisa membuka bisnis sendiri dengan bahan plastik, ya sudah kita langsung bahas saja ya, berikut pembahasannya.

Setiap rumah memproduksi limbah rumah tangga setiap harinya. Mau tahu seberapa banyak? Berdasarkan laporan Kementrial Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di tahun 2017, per harinya setiap orang menghasilkan 0,7 kg sampah. Limbah rumah tangga yang ada dariĀ  limbah cair, limbah padat, dan jenis limbah elektronik tergolong di dalamnya.

Walaupun pengolahan limbah pada akhirnya masih menjadi tanggung jawab pemerintah, namun tidak ada salahnya sedikit berinisiatif untuk mewujudkan gaya hidup ramah lingkungan, contohnya dengan mengurangi tingkat limbah rumah tangga.

Toh, kamu sendiri yang langsung merasakan manfaatnya. Selain lingkungan sekitar jadi lebih lestari, rumah pun jadi bersih dan sehat sehingga lebih nyaman untuk ditinggali

Perubahan apa saja yang dapat kalian buat untuk mengurangi limbah rumah tangga?

Olah sampah organik menjadi Usaha Limbah Rumah Tangga

Mengurangi Limbah Rumah Tangga

Jenis limbah rumah tangga yang bisa diolah yakni limbah organik, adalah sampah yang mudah terurai di alam sebagian besar disebkan dari makanan sisa.

Cara mudah mengelolah limbah organik yakni dengan mendaur ulang kembali menjadi pupuk kompos yang dapat dipakai sebagai pupuk tanaman hias ataupun kebun yang kalian buat di halaman rumah.

Agar mempermudah mengelolah limbah rumah tangga ini, kamu harus menyortir sampah organik dan anorganik terlebih dahulu. Proses pemilahan dapat dilakukan saat kamu membuang sampah, sediakan dua tempat sampah berbeda, masing-masing untuk limbah organik dan limbah anorganik.

Untuk mempercepat pengelolahan limbah rumah tangga ini, kamu harus menyortir sampah organik dan anorganik pertama kali. Proses pemilahan dapat dilakukan saat kamu membuang sampah, sediakan dua tempat sampah berbeda, masing-masing untuk limbah organik dan limbah anorganik.

Mengurangi Limbah Rumah Tangga Dengan Menekan konsumsi energi listrik

meminimalkan energi listrik dapat dilakukan dengan mengandalkan potensi cahaya alami yang masuk ke dalam rumah. Lampu nggak mesti selalu dinyalakan di siang hari. Tapi, jika cahaya alami nggak memberikan penerangan yang cukup ke setiap ruangan, gunakanlah lampu yang lebih hemat energi, seperti lampu LED. Pemakaian lampu LED dapat dua kali lebih hemat dari pemakaian lampu biasa, loh.

Menerapkan penghematan energi listrik juga dapat mengurangi total limbah elektronik, dan memangkas pengeluaran bulanan. Ramah lingkungan, ramah juga di kantong.

Batasi Pemakaian Deterjen Untuk Mengurangi Limbah Cair

Salah satu limbah rumah yang menjadi penyebab utama rusaknya ekosistem sungai dan laut adalah limbah cair. Limbah rumah tangga ini memiliki yang hasilkan dari kegiatan mencuci dan mandi.

Berbeda dari limbah cair lainnya yang bisa diolah dengan aman di dalam septic tank, limbah deterjen mengandung Volatile Organic Compound (VOC) yang justru bisa merusak saluran pembuangannya.

Penggunaan deterjen dan pelembut pakaian bisa dikurangi dengan beralih memakai cara yang lebih konvensional. Campuran cuka dan baking soda ternyata juga ampuh untuk membersihkan dan melembutkan pakaian.

Merubah kebiasaanmu sedikit saja untuk mengurangi limbah rumah tangga bisa memberikan dampak yang besar bagi keseimbangan lingkungan. Tunggu apa lagi, yuk sama-sama terapkan gaya hidup ramah lingkungan!

Itulah ulasan tentang usaha mengurangi limbah rumah tangga yang bisa dilakukan. selamat mencoba dan semoga bisa membersihkan sampah plastik yang bertebaran dimana mana dan jadilah pelopor penyelamat bumi dan juga bisa dimanfaatkan menjadi usaha limbah rumah tangga.