Kacang panjang atau Vigna Sinensis merupakan salah satu jenis sayuran dari famili leguminosa yang banyak ditanam di dataran rendah. Tanaman kacang panjang ini relatif mudah untuk dibudidayakan. Tidak hanya itu, tanaman kacang panjang ini juga banyak mengandung nutrisi seperti protein, karbohidrat, lemak, serat, kalsium, zat besi, vit B1, vit B2 dll. Tanaman ini sering dimanfaatkan oleh petani untuk memulihkan kandungan nitrogen pada tanah mereka dengan menanam kacang panjang.

Kandungan yang ada pada kacang panjang menurut USDA National Nutrient data base, 100 gram kacang panjang memiiki kandungan 47 kkal. Karbohidrat yang ada didalamnya adalah 8,35 gram atau dapat memenuhi 6% kebutuhan harian, 2,8 g protein untuk memenuhi 5% kebutuhan harian, dan 0,40 gr lemak untuk memenuhi 2% kebutuhan harian.

Kacang panjang mempunyai kandungan dari berbagai macam vitamin seperti vitamin C, vitamin A, folat, riboflavin, thiaminpyridoxineniacin, dan pantothenic acid. Dan Kandungan lain dari kacang panjang adalah mineral seperti magnesium, mangan, fosfor, zat besi, kalsium, tembaga, kalium, selenium, dan zinc. Kacang panjang juga mempunyai kandungan senyawa polifenol yang merupakan senyawa antioksidan.

Manfaat Kacang Panjang Untuk Kesehatan

Menurut penelitian yang telah dilakukan mahasiswa dari Fakultas Farmasi UGM, Yogyakarta, kacang panjang telah terbukti memiliki kandungan fitoestrogen alias hormon estrogen alami pada tumbuhan yang fungsinya mirip hormon estrogen yang diproduksi oleh manusia. Salah satu jenis fitoestrogen adalah flavonoid yang dapat merangsang pertumbuhan sel-sel epitel pada payudara sehingga payudara Anda dapat membesar.

Meskipun demikian, penelitian ini masih berlangsung pada tahap awal dan membutuhkan studi lebih lanjut untuk membuktikan manfaat kacang panjang untuk payudara tersebut.

2. Menyehatkan Mata

Kacang panjang memiliki kandungan vitamin A yang terdapat di dalamnya. Setiap sajian kacang panjang (100 gram) mengandung 865 IU atau sekitar 28 persen dari total kebutuhan vitamin A per hari bagi laki-laki dan 37 persen bagi wanita.

3. Menyehatkan Kulit

Kacang pajang memiliki kandungan vitamin C yang dapat memberi efek kulit yang sehat, misalnya mengurangi risiko kulit kering dan berkeriput. Manfaatnya ini juga didapat dari kandungan antioksidan yang ada didalam tanaman tersebut.

4. Menurunkan Risiko Nyeri Sendi

Hal ini masih berhubungan dengan kandungan vitamin C yang terdapat di dalamnya. kacang panjang memiliki 18,8 mg kandungan vitamin C per 100 gram sajiannya, sedangkan tubuh kita membutuhkan sekitar 1.000 mg vitamin C untuk merasakan manfaat kacang panjang ini.

5. Menangkal Radikal Bebas

Kandungan vitamin C dan antioksidan juga dapat menangkal radikal bebas. Radikal bebas diklaim sebagai salah satu penyebab penyakit-penyakit mematikan, seperti penyakit jantung, kanker, maupun artritis.

6. Membuat Tidur Lebih Nyenyak

Manfaat kacang panjang yang satu ini didapat dari kandungan magnesium yang mencapai 44 mg per 100 gram sajian. Magnesium adalah zat yang telah terbukti bisa mengatasi masalah hiperaktif, kecemasan, dan susah tidur karena adanya gangguan fungsi pada otak.

7. Menyehatkan Janin

Kandungan vitamin B9 (folat) yang terdapat dalam kacang panjang memiliki peran penting dalam kesehatan janin, terutama pada trimester awal kehamilan. Kandugan Folat ini telah terbukti dapat mencegah bayi lahir dengan cacat bawaan, seperti kelainan jantung dan spina bifida.

Walau begitu, kandungan folat yang ada di dalam 100 gram kacang panjang sangat kecil, yakni 62 mikrogram, sementara ibu hamil butuh 400-800 mg folat per hari. Untuk mencukupi kekurangan ini, Anda juga dianjurkan untuk mengonsumsi asam folat (folat dalam bentuk suplemen).

Cara pengolahan kacang panjang harus diperhatikan karena bisa memengaruhi sedikit manfaat kacang panjang itu sendiri. Jadi, pastikan Anda tidak merebus atau menumis kacang panjang terlalu lama, agar nutrisi di dalamnya juga tidak ikut larut dalam air atau menguap bersama minyak goreng yang Anda gunakan.