Saat ini banyak sekali jenis dan macam-macam minyak goreng yang dapat kita gunakan untuk memasak. Namun sesuai dengan kegunaan dan kebutuhan, kita perlu mengetahui macam-macam minyak goreng. Karena untuk menentukan minyak mana yang paling baik dan paling sehat.

Semakin banyaknya pilihan minyak yang ada, kita sebagai konsumen pasti bingung dan ragu dalam memilih minyak yang lemak tak sehatnya hanya sedikit, dan juga minyak mana yang dapat meningkatkan kesehatan tubuh kita.

Dalam memasak tentunya minyak yang berlebihan akan sangat menggangu anda. Tips dan trik nya anda dapat menggunakan mesin penyaring minyak goreng, jadi minyak yang anda konsumsi tidak berlebihan, Anda dapat menemukanya di Grosir mesin.

Supaya kalian tidak bingung ketika memilih minyak untuk memasak, yuk kita simak beberapa macam-macam minyak goreng yang dapat kalin pilih berdasarkan kegunaan dan manfaat dari masing-masing minyak goreng.

Baca Juga : Mesin Penyaring Minyak Goreng Spesifikasi Terbaik 2021

10 Macam Jenis Minyak Goreng Beserta Kegunaanya

1. Minyak Kelapa Sawit (Coconut Oil)

Hampir seluruh orang di muka bumi ini menggunakan minyak kelapa jenis ini. Sebenarnya terdapat 2 jenis minyak kelapa sawit, yaitu minyak kelapa dengan warna keemasan yang digunakan untuk menggoreng dan warna kemerahan untuk dressing salad.

Minyak kelapa sawit dapat menjadikan makanan anda lebih krispi dan rasanya gurih. Karena, minyak ini stabil saat berada di suhu tinggi. Namun kamu tidak dianjurkan menggunakan minyak in terlalu banyak karena minyak ini mengandung kolesterol dan lemak tak jenuh yang tinggi.

2. Minyak Zaitun (Olive Oil)

Selain minyak nabati atau minyak kelapa, minyak zaitun juga sangat digemari karena dianggap baik untuk kesehatan. Minyak zaitun murni didalamnya terkandung lemak tak jenuh tunggal yang tinggi. Ada juga 77% antioksidan yang disebut polifenol.

Namun, minyak zaitun tidak bisa digunakan untuk menggoreng karena tidak tahan suhu tinggi. Cara terbaik adalah menggunakannya hanya untuk menumis. Anda juga bisa menggunakannya untuk saus salad.

3. Minyak Kanola

7 Jenis Minyak Goreng di Pasaran, Mana yang Paling Sering Kamu Pakai?

Minyak ini juga sangat menyehatkan karena mengandung omega-3 dan asam lemak tak jenuh. Bahan utamanya adalah ekstrak lobak. Tak heran dipercaya bisa membantu mengontrol dan menurunkan kadar kolesterol. Sama seperti minyak zaitun, minyak canola tidak tahan suhu tinggi.

4. Minyak Bunga Matahari

5 Manfaat Minyak Biji Bunga Matahari (Sunflower Oil) buat Kecantikan Kulit | merdeka.com

Di Indonesia, minyak yang terbuat dari biji bunga matahari mungkin belum begitu populer. Meski tergolong sangat sehat, namun mengandung asam lemak tak jenuh dan asam linoleat. Lemak jenuh hanya sekitar 11%. Jika Anda ingin makan gorengan yang lebih sehat, Anda mungkin bisa menggunakan minyak bunga matahari. Kelebihan dari minyak ini bisa menahan suhu tinggi.

5. Minyak Wijen

Minyak wijen, salah satu bumbu masak barbeque Korea. Minyak ini berwarna cokelat keemasan dan berbau harum.

Keunggulan dari Minyak wijen memiliki efek antioksidan dan dapat menghambat pembentukan kolesterol. Minyak ini tinggi kandungan lemak tak jenuh dan mengandung asam fitat. Minyak wijen biasanya digunakan untuk menumis atau membumbui. Namun, ada beberapa jenis minyak wijen yang dapat menahan suhu tinggi dan oleh karena itu sangat cocok untuk menggoreng.

6. Minyak Kacang

7 Jenis Minyak Goreng di Pasaran, Mana yang Paling Sering Kamu Pakai?

Selanjutnya yaitu Minyak kacang, minyak ini sangat cocok untuk semua jenis masakan, memanggang atau menggoreng. Minyak ini juga bagus jika Anda ingin memasak dengan suhu tinggi. Lemak tak jenuh tunggal pada minyak ini yaitu 48%, lemak tak jenuh ganda 34%, dan lemak jenuh hanya 18%. Karena kandunganya tersebut, Anda bisa mengandalkannya untuk menurunkan kolesterol dan menghambat perkembangan kanker.

7. Minyak Biji Anggur

7 Jenis Minyak Goreng di Pasaran, Mana yang Paling Sering Kamu Pakai?

Kelebihan dari Minyak biji anggur ini menghasilkan lebih sedikit aldehida dibandingkan mentega atau minyak hewani. Minyak ini kaya akan asam lemak jenuh dan sangat stabil saat dipanaskan. Kandungan lemak tak jenuh tunggal yaitu sebanyak 17%, kandungan lemak tak jenuh ganda sebanyak 73%, dan kandungan lemak jenuhnya sebanyak 10%.

8. Minyak alpukat (avocado oil)

10 Review Avocado Oil yang Bagus dari Merk Terbaik di Indonesia 2021

Seperti judulnya Minyak ini merupakan minyak murni yang diperoleh dari alpukat. Minyak alpukat memiliki titik asap yang tinggi, sehingga dapat digunakan untuk memasak pada suhu yang lebih tinggi, seperti pada pemanggang. Namun, dianjurkan untuk digunakan dalam menumis saja.

9. Minyak kenari

Minyak ini mempunyai titik asap yang rendah, sehingga tidak kondusif untuk pemanasan dan pemasakan langsung menggunakan api. Namun, bisa digunakan sebagai campuran makanan. Anda bisa menggunakan minyak kenari sebagai olesan untuk pancake, buah cincang, dan es krim. Minyak kenari juga bisa ditambahkan ke busa pada minuman kopi susu.

10. Minyak biji rami (flaxseed oil)

Minyak biji rami kaya akan Omega 3 dan mempunyai titik asap yang sangat rendah. Oleh karena itu, minyak ini tidak dapat digunakan untuk memasak dengan api langsung. Alternatif masakan sehat di rumah Jika Anda ingin menggunakan minyak biji rami dalam masakan Anda, Anda bisa menggunakannya sebagai saus dingin lainnya. Pastikan untuk menyimpan minyak ini di tempat bersuhu rendah, seperti lemari es, agar tidak mudah rusak.

Demikian penjelasan mengenai macam-macam minyak goreng beserta kegunaanya. Semoga bermanfaat dan anda dapat menentukan minyak goreng yang akan anda gunakan untuk memasak.

Baca Juga : Penasaran Manfaat Minyak Kelapa Untuk Kesehatan, Yuk simak!!