Cara tanam kelapa agar cepat berbuah dan syarat pertumbuhannya. Informasi ini akan sangat berguna bagi Anda yang ingin memulai budidaya tanaman kelapa.

Buah kelapa memiliki banyak manfaat terutama dalam bidang kuliner. Air dan daging kelapa muda biasanya dijadikan sebagai minuman segar. Sedangkan daging kelapa tua biasa dijadikan minyak kelapa, santan, dan lain sebagainya  sementara air kelapanya dapat digunakan sebagai bahan pembuatan nata de coco.

Syarat Tumbuh Tanaman Kelapa

  • Tanaman kelapa dapat tumbuh optimal pada daerah dengan curah hujan tahunan 1.300-2.300 mm, namun tanaman kelapa masih dapat tumbuh meski curah hujan mencapai 3.800 mm pertahun asalkan memiliki drainase tanah baik.
  • Sebagai sumber energi untuk fotosintesis, tanaman kelapa membutuhkan lama paparan sinar matahari minimal 120 jam/bulan agar pertumbuhannya tidak terhambat.
  • Tanaman kelapa tumbuh optimal pada suhu 20-27 °C dan sensitif terhadap suhu dingin. Pada suhu dibawah 15 °C, tanaman kelapa akan mengalami perubahan fisiologis dan morfologi.
  • Kelapa akan tumbuh dengan baik pada kelembapan (rH) rata-rata 70-80% per bulan, dengan rH  minimum 65%. Bila rH udara rendah atau evapotranspirasi tinggi, tanaman akan mengering dan buah akan gugur sebelum matang, namun bila rH terlalu tinggi mudah terserang hama dan penyakit.
  • Tanaman kelapa tumbuh optimal di dataran rendah atau pada ketinggian 0–450 m dpl. Pada ketinggian 450–1000 m dpl kelapa akan berbuah lebih lambat, produksi sedikit, serta kadar minyaknya rendah.
  • Kelapa bisa tumbuh optimal di dataran rendah atau pada ketinggian 0-450 mdpl. Pada ketinggian 450-1000 mdpl, kelapa akan berbuah lebih lambat, produksi buah yang berkurang dan kandungan minyaknya rendah.
  • Tanah terbaik untuk pertumbuhan kelapa adalah tanah aluvial.
  • Kelapa dapat tumbuh dengan baik pada pH 5-8, dan paling cocok pada pH 5,5-6,5. Tanah dengan pH lebih dari 7,5 dan unsur hara yang tidak seimbang, tanaman kelapa akan mengalami defisiensi, seperti defisiensi besi atau mangan.
  • Kelapa membutuhkan kandungan air tanah yang mencukupi . Keseimbangan air tanah dipengaruhi oleh  struktur tanah, kandungan bahan organik dan keadaan penutup tanahnya. Kedalaman solum yang ideal minimal 80-100 cm.
  • Tanaman kelapa membutuhkan lahan datar dengan kemiringan sekitar 0-3%. Pada dataran tinggi dengan kemiringan antara 3-50%, tanaman kelapa harus ditata berundak dengan tujuan untuk mencegah erosi, menjaga kesuburan tanah dan memperbaiki tanah yang tererosi.

Cara Tanam Kelapa Agar Cepat Berbuah

cara tanam kelapa agar cepat berbuah
Bibit Tanaman Kelapa

1. Persiapan Bibit Kelapa

Pilih bibit berkualitas baik dengan ciri buahnya berbentuk bulat atau oval, dengan diameter sekitar 25 cm, kulit buahnya licin, halus dan kecoklatan. Selain itu pastikan kelapa yang digunakan memiliki kadar air yang cukup yaitu dengan cara menggoyangkan buah kelapa, jika suara gemercik airnya sedikit maka kelapa memiliki kadar air yang cukup.

2. Penyemaian Bibit Kelapa

Buah kelapa selanjutnya disimpan selama 1 bulan sebelum dilakukan penyemaian. Tahapan pertama yang harus Anda lakukan yaitu dengan menyiapkan bedengan dengan tinggi 25 cm, lebar 2 meter dan jarak antar bedengan 60 cm.

Buat sayatan selebar 5 cm pada bagian tonjolan kelapa. Benamkan 2/3 bagian kelapa di bedengan yang telah disiapkan dengan sayatan menghadap ke atas. Pindahkan benih dalam polybag saat tunas benih kelapa memiliki panjang sekitar 3-4 cm.

Siram secara teratur bibit kelapa 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Jangan lupa untuk memberikan insektisida dan fungisida agar bibit kelapa terhindar dari hama dan penyakit.

Bersihkan gulma yang tumbuh di sekitar bibit kelapa, agar pertumbuhan bibit tidak terganggu. Untuk memudahkan dalam pembersihan gulma, Anda bisa menggunakan herbisida.

Tak lupa, bibit kelapa diberi pupuk NPK dan magnesium sebulan sekali. Selanjutnya bibit kelapa bisa dipindahkan ke lahan tanam saat berumur 5-12 bulan.

3. Persiapan Lahan Tanam | Cara Tanam Kelapa Agar Cepat Berbuah

1-2 bulan sebelumnya siapkan lahan yang akan digunakan untuk penanaman, gemburkan tanah dan bersihkan lahan dari gangguan gulma.

Kemudian buat lubang tanam dengan ukuran 60 cm x 60 cm x 60 cm hingga 100 cm x 100 cm x 100 cm dengan jarak  9 mx 9 mx 9 m. Tak lupa berikan 300 gram pupuk TSP pada setiap lubang tanam, tutup bagian atasnya dengan tanah.

4. Penanaman

Untuk memulai proses penanaman, buka polybag dengan hati-hati agar akar kelapa tidak rusak. Masukkan bibit kelapa ke dalam lubang tanam yang telah disiapkan. Dalam 1 hektar lahan, dibutuhkan bibit sekitar 160 buah dengan jarak masing-masing bibit 9 x 9 x 9 meter.

5. Pemeliharaan

Jika terdapat bibit yang mati atau tumbuh tidak sempurna, gantilah dengan bibit yang baru. Tahapan ini bisa dilakukan maksimal 2 minggu setelah tanam agar pertumbuhan kelapa bisa seragam.

Pastikan bibit kelapa terhindar dari gulma dengan melakukan penyiangan. Penyiangan dapat Anda lakukan 6-8 minggu sekali terutama saat musim hujan.

Proses penyiraman dilakukan dengan menyesuaikan kondisi cuaca atau dilakukan setiap 2-3 hari pada sore hari.

Beri 100 gram pupuk urea setelah 1 bulan penanaman dengan cara mendistribusikannya dari jarak 15 cm dari pangkal kelapa. Pemupukan ini dilakukan 2 kali dalam setahun pada awal musim hujan dan akhir musim hujan.

6. Panen | Cara Tanam Kelapa Agar Cepat Berbuah

Tahapan terakhir yaitu tahap panen. Buah kelapa yang dipanen biasanya  disesuaikan dengan permintaan pasar, ingin kelapa muda atau kelapa tua.

Mengupas buah kelapa sekarang semakin mudah dengan adanya Mesin Pengupas Kelapa Muda.

Untuk informasi menarik lainnya, Anda dapat mengecek website kami hanya di Vagus Net.