Cara menanam semangka inul– Semangkan inul yaitu salah satu jenis kultivar semangka yang mempunyai kekhasan pada bentuknya yang lonjong dan kulitnya berwarna hijau kelam. Tanaman ini sangat cocok dipelihara di tanah yang gembur, kaya bahan organik, dengan pH sekitar 6-6,7. Jika pH tanah kurang dari 5,5 perlu dilakukan pengapuran memakai dolomit secukupnya. Sedangkan jenis tanah yang paling baik dan bagus untuk ditanami semangka inul yaitu tanah porous.

Budidaya semangka inul idealnya dilakukan di daerah yang berada di ketinggian sekitar 100 hingga 300 m di atas permukaan laut. Di tempat tersebut, kebutuhan air pada semangka bisa terpenuhi dengan baik karena adanya air tanah yang mengalir lancar. Suhu udaranya yang berkisar sekitar 25-28 derajat celsius juga cocok sekali untuk mendukung pertumbuhan semangka.

Cara Menanam Semangka Inul- Penyemaian Benih

Penyemaian benih meliputi perenggangan biji, perendaman biji, dan juga penyemaian di media semai. Cairan yang dipakai untuk merendam biji semangka dibuat dari campuran sekitar 1 liter air hangat, sekitar 1 sdt hormon (atornik/menedael/abitonik), sekitar 1 sdt fungisida (difoldhan 4t/dacosnil 75 wp/benlate 0.5), dan sekitar 1 sdt bakterisida (agrept 25 wp).

Biji semangka direndam di dalam cairan tersebut selama 10 hingga 30 menit kemudian dikeringkan sampai kering. Penyemaian benih memakai polybag sehingga pertumbuhan bibit lebih terkontrol. Masukkan media tanam untuk persemaian yang terdiri dari tanah, pasir, dan pupuk organik dengan perbandingan 1:1:2.

Setiap polybag ditanami kurang lebih 3 benih semangka sekaligus. Polybag-polybag ini lantas dipindahkan ke tempat yang bisa mendapatkan sinar matahari yang cukup penuh. Setelah berumur 14 hari, benih sudah tumbuh menjadi bibit semangka yang mempunyai daun sebanyak 2-3 helai.

Persiapan Lahan

Cara Menanam Semangka Inul

Lahan yang akan dibuat untuk menanam bibit semangka harus dibersihkan terlebih dahulu dari sampah, gulma, batu, dan sisa tanaman lainnay. Kemudian, tanah dicangkul dengan tujuan supaya membalikkan strukturnya dan menghancurkan bongkahan tanah sehingga diperoleh tanah yang kondisinya gembur dan sudah rata.

Berikutnya bangun bedengan yang memiliki lebar sekitar 7-8 m sehingga kandungan air tanah tetap terjaga. Tanah yang bersifat asam juga perlu untuk diberikan kapur dolomit. Dosis dolomit untuk tanah dengan pH 4-5 yaitu 150 hingga 200 kg/1000 m2.

Sedangkan untuk tanah ber-pH 5-6, dolomit yang dibutuhkan sebanyak 75 sampai 150 kg/1000 m2. Proses selanjutnya yaitu pemupukan memakai pupuk kandang dengan cara menaburkan pupuk tersebut di sekeliling baris bedengan.

Penanaman dan Perawatan

Buat beberapa lubang pada lahan tanam, selanjutnya lakukan penyiraman massal supaya lahan siap menerima bibit semangka supaya proses adaptasinya dapat berjalan baik. Sebelum bibit dipindahkan, bibit ini perlu untuk direndam terlebih dahulu di dalam campuran 1 sdt hormon, 1 sdt bakterisida, dan 1 sdt fungisida selama 5-10 menit.

Kemudian bibit siap ditanam di lubang penanaman, lalu ditutup kembali menggunakan tanah di sekitarnya dan disiram. Pada hari ke-3 hingga ke-5 sesudah penanaman, periksa kondisi pertumbuhan bibit semangka anda.

Bibit semangka yang mati harus cepat disingkirkan dan diganti dengan bibit cadangan. Di sisi lain, jika pertumbuhan tanaman terlalu lebat sehingga menutupi sinar matahari dan sirkulasi udara anda perlu melakukan penjarangan.

Pada saat buah semangka sudah ada yang tumbuh, lakukan penyiangan dengan memangkas ranting tanaman yang sudah tidak berguna. Caranya yaitu potong ujung cabang sekunder dengan tetap menyisakan daun sejumlah dua helai.

Cabang yang harus dibuang yakni cabang sekunder yang tumbuh di ruas yang ada buahnya karena dapat menghambat perkembangan buah. Bersamaan dengan melakukan penyiangan, lakukan juga pekerjaan pembubuhan tanah.

Tujuannya yaitu untuk memperbaiki struktur tanah sehingga akar tanaman dapat memperoleh makanan sebanyak-banyaknya. Oleh karena itu, perlu dikerjakan pula pemupukan susulan serta pengurangan jumlah tunas muda yang tidak bermanfaat bagi pertumbuhan buah semangka.

Cara Menanam Semangka Inul- Panen dan Pasca Panen

Cara Menanam Semangka Inul

Biasanya, pemanenan semangka inul bisa dilaksanakan setelah usia tanaman sudah mencapai 70-100 hari. Ciri – ciri buah semangka yang layak panen yaitu warna kulitnya berubah menjadi hijau gelap dan ukuran tangkai buahnya sudah mengecil. Pemanenen dilakukan dengan cara memotong pangkal buah semangka.

Buah – buah semangka yang sudah dipetik ini lantas dikumpulkan di tempat yang teduh serta tidak boleh ditumpuk supaya menjaga kualitasnya. Kemudian buah ini dikemas dalam wadah khusus untuk mempertahankan mutu, penampilan, aroma, dan rasa semangka.

Demikianlah artikel tentang cara menanam seamngka inul. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Sekian dan terima kasih.