Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menanam lada dengan baik dan benar. Mari kita simak bersama sama…

Cara Menanam Pala yang Bikin Hasilnya Lebih Berkualitas

cara menanam pala1

1. Persiapan Lahan Tanam Pala

Secara umum ada beberapa kriteria pada lahan tanam pala yang baik yaitu sebagai berikut :

  • Tanahnya sangat gembur lebih optimal jika di taah vulkanis (dekat gunung berapi)
  • Terpapar sinar matahari langsung minimal 7 jam sehari
  • Juga memiliki ketinggian tanah antara 200 – 700 meter diatas permukaan laut
  • Memiliki pH tanah antara 5,5 – 7,0
  • Mengandung cukup unsur hara
  • Sistem drainase yang baik (air tidak menggenang) mesin pemecah pala.

2. Pembuatan Lubang Taam Pala

Cara pembuatan pada lubang tanam pala  yaitu adalah sebagai berikut :

  • Galilah tanah menggunakan cangkul dengan ukuran 50 x 50x 50 cm hingga 1 x 1 x 1 meter.
  • Atur jarak antar lubang minimal 2 meter
  • Susunlah lubang ini menjadi rapi beralur agar memudahkan proses drainase dan perawatan lainnya nanti

3. Pemupukan Dasar

Cara pemberian pupuk dasarnya ialah sebagai berikut :

  • Campurkan antara pupuk kandang dan pupuk kompos secara merata
  • Masukkan campuran pupuk tadi dalam lubang
  • Larutkan juga1 bak air dengan 2-3 kg gula atau tetes tebu
  • Campurkan sebotol EM4 (bakteri pengurai) pada larutan tersebut
  • Diamkan ini minimal 24 jam agar bakteri pengurainya berkembang biak
  • Siramkan larutan tersebut pada pupuk dan dasar yang ada di setiap lubang tanam
  • Tutup lubang tanam tersebut dan tunggu minimal 2 minggu hingga pupuk tersebut terurai sempurna terlebih dahulu.

4. Persiapan Bibit Pala

Cara menanam pala ini akan lebih optimal melalui bibit generatif biji. Ya, karena biji pala ini akan mewariskan sifat baik dari tanaman induk serta memiliki usia produktif yang lebih lama.

Untuk membibit pala ialah sebagai berikut :

  • Carilah buah pala yang sudah matang dan sempurna (hampir busuk) dari pohon yang sehat dan produktif (berbuah lebat)
  • Ambil biji palanya saja lalu kita cuci dan keringkan di terik sinar matahari kurang lebih 2 jam
  • Simpan buji pala tersebut sebelum ditanam di polybag
  • Siapkan tanah humus yang gembur lalu kita masukkan dalam plastik polybag hitam ukuran sedang.
  • Biji yang sudah disiapkan tadi lalu ditanam pada polybag dengan kedalaman sekitar 5 cm
  • Tunggu hingga biji tumbuh terlebih dahulu
  • Biji yang tumbuh lalu dilakukan penyiraman berkala agar tumbuh optimal hingga berumur kurang lebih 1 bulan sebelu dipindahkan ke lubang tanam yang sudah disiapkan diawal

5. Penanaman Bibit Pala

Tahapan cara menanam pala yang selanjutnya adalah dengan cara  memindah bibit pala ke lubang tanam. Anda bisa mengikuti langkah dibawah ini :

  • Gali lagi lubang tanam sesuai ukuran polybag
  • Taburi dasar lubang dengan fungisida dan insektisida tabur
  • Sirami bibit sebelum ditanam
  • Tanam bibit pada tiap lubang dan pastikan bisa melepas plastik potnya
  • Lakukan penanaman pada sore hari untuk kita menghindari tanaman layu diterik siang
  • Segera sirami tanaman setelah selesai ditanam

6. Pembuatan Saluran Drainase dan pengairan

Untuk memaksimalkan drainase maka buatlah semacam selokan diantara alur lubang tanam yang bertujuan jika waktu hujan tiba maka air akan mengumpul di selokan tersebut lalu dibuang menuju tempat lain diluar area lahan ini karena tanaman pala ini tidak cocok dengan kondisi air menggenang.

7. Pemupukan Susulan Tanaman Pala

Langkah-langkahnya sebagai berikut :

  • Larutkan NPK ini dengan air dimana perbandingannya segelas NPK untuk 35 liter air.
  • Lalu larutan NPK tersebut di kocorkan pada setiap pangkal bibit tanaman
  • Ulangi pemupukan susulan NPK itu setiap 2 minggu hingga 4 minggu sekali. Sehingga tanaman ini berusia sekitar 6 bulan

Tujuan pemupukan susulan NPK ini untuk mempercepat pertumbuhan serta menyehatkan tanaman.

8. Perawatan Tanaman Pala

Berikut ini adalah langkah perawatan tanaman pala yang benar :

Penyiraman ini tidak harus dilakukan sering-sering. Lakukan penyiraman ini sekitar 5 – 7 hari sekali pada musim kemarau hanya saat usia tanaman kurang dri 6 bulan saja. Tanaman yang berusia diatas 6 bulan hampir tidak perlu disirami kecuali jika musim kemarau berkepanjangan maka tanaman dewasa dapat disiram setiap 2 minggu sekali.

9. Penanggulangan Hama dan Penyakit

Untuk mengatasinya kita bisa menyemprotkan fungisida yang diberi pelekat sehingga tidak mudah luntur saat hujan. Jika tanaman ini terserang jamur dibagian akar maka kita akan menunjukkan gejaadaun layu lalu lama-lama mengering. Cara mengatasinya ialah dengan mengkocor akarnya dengan fungisida. mesin pemecah pala.

10. Panen Buah Pala

Buah pala yang matang memiliki ciri sebagai berikut

  • Warna kulit buah menguning
  • Tekstur buah empuk
  • Kulit Buah akan membelah dengan sedirinya ketika matang

Sekian cara menanam pala ini, semoga cara ini bisa bermanfaat bagi kalian semua. Dan saya mengucapkan banyak terimakasih.