Sapi merupakan hewan ternak yang mampu menghasilkan daging ,susu. cara betrnak sapi perah ini sangat lah telah banyak yang mengembangkannya di indonesia . Karena nilai sapi yang sangat lah tinggi dan memiliki kandungan susu yang banyak di konsumsi masyarakat indonesia khususnya .

Perlu di ketahui ternak sapi terbesar ada di eropa seperti scotlandia , inggris , belanda , denmark dan francis ) italia , afrika  , australia dan asia . indonesia belum banyak berkembang sekali.

survei telah menemukan peluang bisnis ini sangat lah jitu dan mampu sukses . baik disini saya akan memberi cara bagaimana cara beternak sapi perah.

Cara Beternak Sapi Perah

cara beternak sapi perah

Untuk ternak sapi perah dibutuhkan teknik khusus. Terutama dalam memberi makanya. Khusus sapi perah ini, makananya begitu benar-benar dijaga.

Waktu saat pemerasan susu sangat penting dalam jumlah produksi susunya. Harus ada jeda waktu pemerahan karna jika diambil semuanya suatu saat bisa habis dalam sekejap dan tidak baik untuk sapi.

Sebab kapasitas masing-masing sapi berbeda produksi susunya. Ada juga yang hanya 1 liter per hari, ada juga yang bisa hingga 2-3 liter per hari, cek juga artikel tentang cara ternak sapi perah untuk pemula.

Mengumpulkan Modal Materi dan Non Materi

1. Pendanaan Uang

jika anda ingin memulai ternak sapi perah, tentu mula-mula anda harus mempunyai modal uang yang kuat. Tidak anda bisnis yang gratis. Apalagi kalau bisnis peternakan sapi, modal uangnya bisa mencapai ratusan juta.

2. Pembelajaran Ilmu

Sebelum anda mulai ternak sapi perah, ada baiknya untuk mempunyai ilmu ternak sapi perah dulu. Belajar tentang sebuah hal yang berupa ternak sapi perah bisa menjadi cara berternak sapi perah yang paling akurat.

3. Pergaulan Sosial

Tidak hanya itu saja, seorang calon pembisnis ternak sapi perah juga harus memiliki pergaulan sosial yang luas.

Perilaku supel ini agar membawa keuntungan untuk pembisnis anda di masa depan. Sebab, kemajuan bisnis  juga penting kaitannya dengan pergaulan sosial.

Mempersiapkan Perlengkapan dan Peralatan

1. Pembukaan Lahan Peternakan

Cara beternak sapi perah juga dapat diawali dari mempersiapkan lahannya. Pembukaan lahan harus luas atau lebar dan kalau bisa memiliki lapangan rumput sendiri. Cara beternak sapi perah memang membutuh modal lapagan yang luas. Dan alangkah lebihbaiknya bertempat di dataran tinggi atau di area pegunungan.

2. Penyediaan Kandang

Kandang tentu saja sangat penting diperlukan dalam beternak sapi perah. Buatlah kandang yang permanen yang terbuat dari kerangka baja contohnya. Sebab sapi itu kan mempunyai tenaga yang sangat besar, kalau dari kayu atau bambu nanti dapat dijebol.

3. Pengairan

Cara ternak sapi perah juga sangat membutuhkan sistem drainase atau pengairan. Air sangat diperlukan untuk minum sapi perah dan membersihkan tubuh sapi serta lingkungan sapi tersebut.

4. Pembelian Berbagai Peralatan Penunjang

Membeli berbagai macam peralatan penunjang/ pembantu seperti lampu dan tali sangatlah penting.

Mengenal Jenis-Jenis Sapi Perah

cara beternak sapi perah

1. Friesien Holstein (FH)

Frisian Holstein bisa dikenali sebagai sapi perah yang paling populer di Dunia. Konon, banyak dari 80% populasi jenis sapi perah yang ada  di Amerika tersebut dari berbagi jenis ini. Begitu juga di negara kita, sejak zaman kolnial hingga sekarang banyak berupa jenis sapi perah FH.

Sapi ini berasal dari propinsi Friesland di Belanda. Walau bersumber dari tempat subtropis, sapi ini bisa beradaptasi di daerah tropis.

Produk susu sapi FH di daerah asalnya bisa menggapai 7245 kg per masa laktasi. Demikian di Indonesia 4500-5500 liter per masa buatnya atau sejajar 10 liter susu per ekor per hari.

2. Sapi Guernsey

Sapi Guernsey berasal dari Pulau Guernsey, Inggris Selatan. Sama sapi jersey, sapi ini dikembangkan oleh sapi liar Bos Typicus longifrons.  Warna sapi Guernsey coklat kekuningan hingga nyaris merah campur dengan warna putih. Tanduknya berukur sedang, mengarah agak condong ke depan.

Berat sapi jantan bisa sampai dengan 700 kg sedangkan rata-rata sapi betina 475 kg. Produksi susunya mencapai 2750 liter per masa laktasi.

3. Sapi Brown Swiss

Sesuai namanya sapi ini dikembangkan di Swiss. Sapi ini memiliki warna tubuh keabu-abuan hingga coklat. Perilakunya sangat jinak dan mudah dikendalikan.

Sapi Brown Swiss memiliki badan yang cukup besar. Sapi jantan bisa mencapai 900 kg di banding sengan sapi betina 600 kg. Produktivitas susunya mencapai 3000 kg per masa laktasi.

4. Sapi Ayrshire

Sapi ini bersumber dari Negara Skotlandia yang warnanya coklat kemerahan belang putih. Ayrshire memiliki tanduk yang cupuk panjang. Tanduk tumbuh tegak lurus ke atas.

Berat tubuh sapi ayrshire jantan bisa samapai 725 kg dan betina 550 kg. Produktivitas susu sekitar 3500 liter per masa laktasi.

Kandungan Susu Sapi

Susu sapi murni ini mempunyai susu yang paling pas dan cukup ideal kandungan nutrisinya. Sebab di setiap 100 gram, sama dengan kandungan 70,5 kilo kalori.

Cukup banyak bukan? Selain itu, juga terdapat protein 3,4 gram dan lemak kira-kira 3,7 gram. Tingginya jumlah angka nutrisi pokok itulah yang membuat tubuh anda sehat dan bugar jika selalu mengkonsumsinya setiap hari.

Ternyata tidak sebatas itu saja kandunganya. Ada juga mineral seperti kalsium, fosfor, iodium, seng, zat besi, tembaga, dan magnesium. vitamin A dan B2 serta asam amino yang cukup baik bagi tubuh anda.

Baca juga artikel Cara Membuat Wajik Bandung Enak

Demikian informasi tentang ternak sapi perah yang dapat saya sampaikan,Terimakasih sudah membaca dan semoga bermanfaat.